Tilang Secara Manual Kembali Diberlakukan: Begini Penjelasan Kasat Lantas Polres Ciamis

Tilang Secara Manual Kembali Diberlakukan: Begini Penjelasan Kasat Lantas Polres Ciamis

Mediacyberbhayangkara.Com

Ciamis, Jabar – Kepala Bidang Hubungan Masyarakat (Kabidhumas) Polda Jabar Kombes Pol Ibrahim Tompo dalam keterangan persnya belum lama ini menjelaskan bahwa Polda Jabar akan kembali menerapkan tilang manual.

“Tilang manual akan diberlakukan mulai tanggal 1 Juni 2023, dan bakal diberlakukan secara serentak di 27 Kota dan Kabupaten di wilayah hukum Polda Jabar,” kata Kabid Humas Polda Jabar (Red).

Kapolres Ciamis AKBP Tony Prasetyo Yudhangkoro SH.,S.I.K.,M.T melalui Kasat lantas Polres Ciamis AKP Asep Iman Hermawan SH saat diwawancarai media, Rabu(24/5/2023) membenarkan terkait rencana pemberlakukan tilang secara manual yang secara serentak mulai diberlakukan pada tanggal 1Juni 2023 diwilayah hukum Polda Jabar salah satunya di Polres Ciamis.

Kata Dia mengatakan, terkait hal tersebut pihaknya telah memberikan informasi, sosialisasi kepada masyarakat baik melalui poster, baliho, media sosial tentang pemberlakuan tilang manual.

Menurut Dia, pemberlakuan tilang manual dari dulu hingga sekarang tidak dihentikan artinya tetap ada.
Sesuai perintah pimpinan guna penegakan hukum (Gakumdu)bagi pelanggar lalu lintas selain tilang secara Elektronic Traffic Law Enforcemen(ETLE), tilang secara manualpun diberlakukan.

Akp Asep Iman menegaskan, bahwa tindakan tilang semata-mata hanya untuk menertibkan masyarakat dan menimbulkan efek jera terhadap para pelanggar.

“Sesuai petunjuk pimpinan, baik itu Kakorlantas Polri, maupun Dirlantas Polda Jabar tilang secara manual akan kembali diberlakukan) pada tanggal 1 Juni 2023 yang akan datang,” terangnya.

Lebih jauh AKP Asep Iman Hermawan mengatakan.Pemberlakukan tilang manual ini bertujuan agar para pengendara lebih mematuhi peraturan lalu lintas juga menekan fatalitas angka kecelakaan.

“Tilang melalui(ETLE) Electronic Traffic Law Enforcement (ETLE) mobile dan ETLE statis akan tetap diberlakukan begitu pula tilang secara manual, adapun tilang manual hanya dilakukan oleh petugas yang setidaknya sudah pernah mengikuti kegiatan sertifikasi tindakan pelanggaran,” jelasnya.

“Untuk pelanggaran yang dilakukan tilang manual, yaitu (pelanggaran yang) sekiranya menimbulkan fatalitas kecelakaan, ataupun yang bisa membuat pengendara kendaraan tersebut mengalami kecelakaan ataupun yang pelanggaran secara kasat mata,” ungkapnya.

AKP Asep menjelaskan, untuk jenis tilang yang dilakukan oleh para anggota lantas dilapangan diantaranya, berkendara di bawah umur, berboncengan lebih dari satu orang, serta Kendaran melawan arus lalulintas.

Kemudian kata Akp Asep, pelanggar lalulintas yang ditindak secara manual yaitu, pengendara menggunakan ponsel saat berkendara, pengendara menerobos lampu merah, pengendara tidak menggunakan helm SNI, berkendara di bawah pengaruh miras ataupun obat-obatan terlarang sehingga menghilangkan konsentrasi saat berkendara dan berdampak membahayakan baik si pengemudi itu sendiri maupun bagi kendaraan orang lain.

Selanjutnya yang ditindak secara tilang manual yaitu, kelengkapan kendaraan bermotor tidak sesuai dengan spek teknis seperti tidak ada spionnya, knalpot brong, bodi copotan, lampu rem mati, menggunakan kendaraan bermotor tidak sesuai peruntukannya seperti mengendarai mobil barang bawa orang, kendaraan bermotor tanpa plat nomor, kendaran atau menggunakan nomor palsu dan kendaraan bermotor yang overload atau lebih kapasitas dan kendaran Dimensi, ujarnya.

Dia menambahkan terkait sertifikasi para anggota satlantas dalam penegakan hukum dilapangan, pihaknya secara bertahap terus melakukan pembekalan ilmu salah satunya dengan mengikti uji kompetensi.

“Berharap seluruh anggota Satlantas Polres Ciamis setelah mengikuti Ujikom, mereka memiliki Sertifikat saat melakukan tugas dilapangan,” harapnya.

Akp Asep berharap, kepada seluruh masyarakat untuk mentaati segala peraturan yang ada, lengkapi surat-surat atau dokumen kendaraan anda, dan periksa kembali kendaraan disaat akan melakukan aktivitas atau bepergian ke jalan umum, sehingga disaat ada petugas dilapangan sedang melaksanakan tugas dan meriksa kelengkapan surat kendaraan, masyarakat sudah siap dan ada.

“Lengkapi surat kendaraan anda, patuhi peraturan rambu lalulintas dijalan dan budayakan tertib dalam berlalulintas guna Menuju Indonesia Tertib, Bersatu Keselamatan No 1,” tandasnya.

Muhamad Rifai

Tinggalkan Balasan