Maraknya Toko Obat Terlarang Golongan G yang Berkedok konter dan Aksesoris handphone

Maraknya Toko Obat Terlarang Golongan G yang Berkedok konter dan Aksesoris handphone

Mediacyberbhayangkara.com – Diduga berkedok konter Handphone jual obat keras golongan G toko konter tersebut berapada di kelurahan babelan kota tepatnya sebrang lapangan kober pada senin 09/10/2023

Saat awak media mendatanginya dan mengkonfirmasi, konter hp namun ternyata selain voucer dan aksesoris handphone mereka jual obat keras golongan G sejenis Tramadol, heksimer dan triex yang bebas di jual tanpa resep dokter.

Berbicara Soal Obat golongan G Jenis Hexcimer Dan Tramadol sampai saat ini tidak pernah ada habisnya, khususnya di daerah bekasi ini.

Seperti saat ini peredaran Toko obat jenis Hexcimer dan Tramadol, tepatnya di kp pintu kelurahan babelan kota tepatnya sebrang lapangan kober yang kini masih saja marak di perjual belikan, di Wilayah itu

Dari hasil Investigasi awak media dilapangan, telah di dapati beberapa Toko Obat Berkedok konter serta berkedok toko sembako, yang masih beroperasi, salah stunya di keluran babelan kota ini.

Menanggapi hal tersebut, Saya selaku awak Mediacyberbhayangkhara Meminta kepada pemerintahan terkait khususnya kepada pihak kepolisian agar segera turun tangan.

”Dengan adanya toko obat berkedok toko konter serta berkedok toko sembako, Sudah jelas membuat masyarakat was was dan Khawatir bagi orang tua yang mempunyai anak anak remaja karna pembelinya kebanyakan anak pelajar,” Ucap pemilik toko sayuran yang bersampingan dengan toko obat tersebut.

,”Saya minta kepada Pemerintah Desa ( Pemdes) setempat juga Aparat Penegak Hukum ( APH) Serta Satuan Polisi Pamong Praja ( SatPol PP) Kecamatan Babelan khusunya, Segera menindaklanjuti dengan adanya predaran toko tersebut dan segera ditutup agar para generasi penerus Bangsa tidak tercandu dengan obat obatan terlang,” Terang pemilik lapak sayuran yang enggan di sebut namanya.

Penjualan obat jenis Hexcimer dan Tramadol yang kerap meresahkan Anak Bangsa, Serta para orang tua khawatir,” Tutupnya

BUDIANSYAH

Tinggalkan Balasan