Mediacyberbhayangkara.com – Tigaraksa, Kabupaten Tangerang — Dalam rangka menjaga komunikasi dan koordinasi yang baik antara pemerintah, aparat keamanan, dan masyarakat, Wakapolsek Tigaraksa Iptu Sutikno menghadiri rapat koordinasi Forkopimcam Tigaraksa dengan warga Perum Mutiara Sodong, yang digelar di Rumah Dinas Camat Tigaraksa, Jalan Arya Jaya Santika, Kabupaten Tangerang, pada Senin malam (29/09/2025) pukul 20.00 WIB.
Rapat tersebut dilaksanakan sebagai bentuk silaturahmi dan dialog terbuka membahas rencana pembangunan jalur Saluran Udara Tegangan Tinggi (SUTT) yang akan melintasi kawasan Perumahan Mutiara Sodong, Desa Sodong, Kecamatan Tigaraksa, yang merupakan bagian dari Proyek Strategis Nasional (PSN).
Hadir dalam kegiatan:
- H. Cucu Abdurrosid, M.Si – Camat Tigaraksa
- Mayor Inf Asep Rusnawan – Danramil 06 Tigaraksa
- Iptu Sutikno – Wakapolsek Tigaraksa
- Hj. Wulansari – Sekcam Tigaraksa
- Mulyadi – Kasi Pemerintahan Kec. Tigaraksa
- M. Suro – Kasi Trantib Kec. Tigaraksa
- Doni Bambang, S.E. – Kepala Desa Sodong
- Dendi – Sekdes Sodong
- Sdr. Ipan – Ketua RT 07/01 Desa Sodong
- Yudi Ono – Ketua RT 08/01 Desa Sodong
- Warga Perumahan Mutiara Sodong
Dialog dan Pembahasan Jalur SUTT
Dalam sambutannya, Camat Tigaraksa H. Cucu Abdurrosid, M.Si menyampaikan apresiasi atas partisipasi warga dalam rapat koordinasi malam itu. Ia menegaskan pentingnya menjaga komunikasi terbuka untuk menemukan solusi terbaik terkait rencana jalur SUTT.
“Terima kasih kepada warga Perum Mutiara Sodong yang sudah hadir. Dalam rapat malam ini, kita harus sepakati bersama terkait permasalahan jalur SUTT dan menentukan poin-poin yang akan kita tawarkan kepada pihak PLN agar jalur tersebut dapat digeser. Yang paling penting, warga saya jangan sampai ada yang dirugikan,” ujar Camat Tigaraksa.
Sementara itu, Kepala Desa Sodong Doni Bambang, S.E. menjelaskan bahwa pihaknya telah melakukan koordinasi awal dengan pihak PLN untuk meninjau kembali jalur SUTT yang direncanakan melintas di kawasan perumahan.
“Saya memahami kekhawatiran warga. Kami sudah berkomunikasi dengan pihak PLN untuk membahas kemungkinan pergeseran jalur. Malam ini saya harapkan seluruh aspirasi warga dapat disampaikan agar menjadi bahan pertimbangan dalam pertemuan lanjutan nanti,” ujarnya.
Aspirasi Warga dan Peran Forkopimcam
Perwakilan warga Perum Mutiara Sodong dalam pertemuan tersebut menyatakan bahwa mereka tidak menolak adanya Proyek Strategis Nasional (PSN), namun meminta agar jalur SUTT digeser agar tidak melintasi area perumahan demi keselamatan dan kenyamanan warga.
Wakapolsek Tigaraksa Iptu Sutikno, yang turut hadir dalam kegiatan tersebut, menyampaikan dukungan penuh terhadap langkah dialog dan musyawarah antara masyarakat dan pemerintah.
“Polsek Tigaraksa siap mendukung dan mengawal proses ini agar berjalan aman, tertib, dan sesuai aturan. Kami berharap komunikasi tetap dijaga agar tidak menimbulkan kesalahpahaman di lapangan,” ungkap Iptu Sutikno.
Hasil Rapat Koordinasi
Dari hasil pertemuan tersebut, disepakati dua poin penting yang akan dijadikan bahan negosiasi pada pertemuan lanjutan antara pihak PLN, Dinas terkait, dan warga terdampak jalur SUTT.
Adapun rapat lanjutan dijadwalkan pada hari Jumat, 3 Oktober 2025, bertempat di Kantor Kejaksaan Tinggi Provinsi Banten (Kejati Banten).
Rapat koordinasi yang berlangsung hingga pukul 21.45 WIB berjalan dengan tertib, aman, dan kondusif, dengan semangat kebersamaan antara unsur Forkopimcam, pemerintah desa, dan warga masyarakat.
Sinergi TNI–Polri dan Pemerintah untuk Kepentingan Masyarakat
Kegiatan ini menjadi bukti nyata sinergi antara Forkopimcam Tigaraksa, pemerintah desa, dan masyarakat dalam membangun komunikasi yang sehat serta mencari solusi terbaik bagi kepentingan bersama, khususnya dalam pelaksanaan program strategis nasional di wilayah Kabupaten Tangerang.
Dengan terjalinnya kerja sama yang baik, diharapkan seluruh tahapan kegiatan dapat berjalan damai, aman, dan sesuai harapan masyarakat.
Tayeb Bens
