Mediacyberbhayangkara.Com
Ciamis, Jabar – Keberadaan penyuluh pertanian sangat penting dan strategis sebagai ujung tombak kemajuan pertanian di Kabupaten Ciamis.
Hal tersebut, diungkapkan Wakil Bupati Ciamis Yana D Putra saat menghadiri pengukuhan pengurus DPC Perhimpunan Penyuluh Pertanian Indonesia (Perhiptani) Periode 2022-2027 di Aula Dinas Pertanian, Rabu (22/03/2023).
Diketahui, sebanyak 218 pengurus DPC se wilayah Kabupaten Ciamis yang meliputi enam wilayah Kecamatan dikukuhkan oleh Ketua DPD Perhiptani Kabupaten Ciamis Atik Rohman.

Wabup menuturkan untuk lancarnya roda organisasi Perhiptani, para pengurus harus benar-benar memahami apa yang menjadi tugas dan fungsinya didalam organisasi.
“Saya berharap pada pengurus paling tidak tahu apa Perhiptani, baca AD ART nya jadi paham organisasi apa maksud dan tujuannya serta pahami tugas dan fungsi saudara sebagai pengurus,” Ucap Wabup.
Selanjutnya, Wabup mengatakan peran penyuluh menjadi sangat strategis dan penting, karena starting point nya ada di SDM, sehingga harus dibekali wawasan pengetahuan dan tehnologi tepat guna.
“Untuk peningkatan kompetensi saya titip bimtek dan pelatihan bagi para penyuluh, karena ilmu pengetahuan dan tehnologi itu sangat dinamis mengikuti perkembangan zaman, ” terangnya.

Menurutnya, dengan peningkatan kompetensi tersebut akan memudahkan penyuluh dalam mentransfer ilmunya kepada petani sehingga pertanian akan dapat dimaksimalkan dan masyarakat sejahtera.
Lebih lanjut, Ia mengatakan dengan telah dikukuhkannya pengurus Perhiptani ini diharapkan dapat menjadi angin segar untuk pembangunan di Kabupaten Ciamis khususnya di bidang Pertanian.
“Selamat kepada para pengurus yang telah dikukuhkan, mudah-mudahan amanah dan dapat menjalankan tugas dengan sebaik-baiknya,” pungkasnya.

Wabup Yana D Putra, seusai kegiatan saat diwawancarai awak media mengatakan, bahwa para pengurus DPC Perhiptani setelah dikukuhkan diharapkan mampu mendongkrak dalam peningkatkan produktivitas pertanian di Kabupaten Ciamis.
Mereka merupakan ujung tombak bagi para petani.
Dari itu, para penyuluh harus memberikan keilmuan, wawasan dan ilmu technologi tepat guna bagi para petani, agar harapan petani dalam peningkatan produktivitas dalam bertani dapat terwujud.
Dikatakan Wabup Yana, bahwa sektor pertanian merupakan aset terbesar dalam menyumbangkan PAD untuk Kab.Ciamis, ini yang harus dijaga dan ditingkatkan lagi.
Wabup Yana menjelaskan, bidang pertanian di Kabupaten Ciamis merupakan salah satu bidang yang konsisten meskipun dilanda pandemi Covid-19.
“Bidang pertanian merupakan bidang penyumbang terbesar di Ciamis, saat pandemi pun alhamdulillah aman dan signifikan,” ungakp Wabup Yana.
Wabup Yana menambahkan, ada 30 ribu hektar sawah yang dilindungi yang tersebar di seluruh kabupaten Ciamis dan Insya Allah dalam waktu dekat akan masuk dalam RT dan RW Kabupaten Ciamis.
“Sawah yang dilindungi Kabupaten Ciamis itu 30 ribu hektar dan jika bisa dioptimalkan itu bisa luar biasa,” tandasnya.
Muhamad Rifai
