Mediacyberbhayangkara.com
Ciamis, Jabar – Islamic Center Ciamis menjadi saksi pelaksanaan Sidang Terbuka Senat Wisuda Sekolah Tinggi Ilmu Kesehatan (STIKES) Muhammadiyah Ciamis, Kamis (6/11/2025). Sebanyak 402 wisudawan resmi dilepas sebagai generasi tenaga kesehatan yang unggul dan berintegritas.
Adapun rinciannya terdiri atas D3 Perawat 55 orang, D3 Bidan 31, D3 Farmasi 58, D3 Teknologi Laboratorium Medis (TLM) 69, S1 Keperawatan 115, dan Ners 75 lulusan. Dengan demikian, seluruh program studi berhasil menuntaskan agenda akademik secara tuntas dan bermartabat.
Ketua STIKES Muhammadiyah Ciamis, Nur Hidayat, SKM., M.M., dalam sambutannya menyampaikan bahwa wisuda bukan sekadar seremoni atau kebanggaan individu, melainkan bentuk keberhasilan kolektif antara mahasiswa, dosen, tenaga kependidikan, serta keluarga besar kampus.
“Selain itu, visi pendidikan Muhammadiyah adalah membentuk manusia pembelajar bertakwa, berakhlak mulia, unggul dalam IPTEKS, sekaligus menerapkan dakwah amar makruf nahi mungkar,” jelas Nur Hidayat.
Lebih lanjut, ia menegaskan bahwa STIKES Muhammadiyah Ciamis memiliki visi menjadi perguruan tinggi unggul di bidang kesehatan berbasis nilai Islam pada tahun 2028. Salah satu langkah strategis yang kini diterapkan adalah transformasi digital di seluruh lini akademik.
Melalui digitalisasi, seluruh dokumen akademik lulusan kini tersimpan dalam sistem elektronik yang dilengkapi kode verifikasi digital (Barcode/QR Code). Dengan cara ini, proses validasi ijazah dan transkrip nilai menjadi lebih cepat, akurat, dan transparan.
Selain efisiensi, kebijakan ini juga mendukung prinsip akuntabilitas dan mutu layanan akademik serta memperkuat komitmen kampus menuju Paperless Campus yang modern, efisien, dan ramah lingkungan.
Dalam kesempatan tersebut, Nur Hidayat juga menyampaikan apresiasi kepada Kepala LLDIKTI Wilayah IV, Dr. Lukman, atas bimbingan dan motivasinya terhadap peningkatan mutu kampus.
“Kehadiran beliau menjadi bukti pengakuan terhadap kualitas STIKES Muhammadiyah Ciamis yang terus berbenah menuju keunggulan institusional,” ujarnya.
Lebih jauh, Ketua STIKES mengungkapkan bahwa saat ini pihaknya sedang mempersiapkan proses transformasi menjadi Universitas Muhammadiyah Ciamis, salah satunya melalui akuisisi Akademi Bisnis Sirna Rasa Panjalu.
Langkah ini menjadi bagian dari upaya memperluas bidang pendidikan tinggi berbasis nilai-nilai Islam dan kemanusiaan.
Kepada para wisudawan, Nur Hidayat berpesan agar terus belajar, berinovasi, dan menjadi solusi bagi tantangan kesehatan masyarakat.
“Jadilah teladan di tempat kerja, di tengah keluarga, dan di tengah bangsa. Ilmu yang didapatkan hendaknya membawa keberkahan serta kemaslahatan bagi umat,” pesannya.
Menutup sambutannya, Nur Hidayat menyampaikan pantun motivasi yang disambut tepuk tangan meriah.
“Di ujung jalan bertemu pelangi,
Cahaya indah penuh cemerlang.
Alumni STIKES Mucis penuh pesona,
Menjadi teladan di dunia kerja dan bangsa.”
Sidang Terbuka Senat Wisuda diakhiri dengan doa bersama. Suasana haru dan bahagia menyelimuti ruangan. Harapan pun terlantun agar para lulusan senantiasa sukses, menjadi insan berakhlak mulia, serta selalu mendapat bimbingan Allah SWT dalam setiap langkah pengabdiannya bagi masyarakat dan bangsa.***
