Mediacyberbhayangkara.com – Jakarta – Warga sekitaran daerah tersebut maupun pejalan kaki lainnya mengaku khawatir dengan keberadaan kabel yang putus sebab, tidak diketahui pasti apakah kabel tersebut beraliran listrik atau tidak.
Dari Pantauan awak mediacyberbhayangkara.com, kabel putus yang menggelantung di tiang penyangga itu berada di pedestrian Jalan Kebon Sirih, Jakarta Pusat, tepat di persimpangan antara Jalan Sabang dengan Jalan Kebon Sirih, tiang penyangga yang dipenuhi kabel putus itu berdiri di atas pedestrian, dekat zebra cross atau tempat penyeberangan jalan.
Setiap warga yang sering menyeberang jalan itupun harus berdiri di sebelah tiang dan melewati kabel-kabel putus yang bergelantungan. “Ini ngeri banget kalau mau nyebrang, enggak tau juga kan ada listriknya atau enggak,” ujar narasumber yang enggan di sebut namanya.

salah seorang pengunjung kawasan kuliner Jalan Sabang, Sabtu (06/agustus 2023). Warga mengaku cukup sering melintas Jalan Sabang, dia pun mengaku sudah mengetahui keberadaan kabel putus yang bergelantungan itu sejak lama. “Lumayan sering lah kalau ke sini, ya kalau akhir pekan. Kayaknya kalau nyebrang di sini kabelnya sudah begini dari kemarin-kemarin,” ungkap salah satu warga.
Dan tidak hanya itu, di tempat lain juga banyak Kabel Semrawut Lagi-lagi Makan Korban, Wake Up Call untuk Diselesaikan Selain kabel putus yang bergelantung, tiang penyangga itu juga dipenuhi oleh beberapa gulungan kabel dan beberapa peralatan lain. Kabel tersebut tampak terhubung ke tiang-tiang lain yang berada di sekitarnya, Seperti diketahui, kabel utilitas yang semerawut di wilayah DKI Jakarta kembali menjadi sorotan, Pasalnya terdapat pengendara yang menjadi korban kecelakaan akibat kabel-kabel yang menjuntai,salah satunya kabel melintang di tengah Jalan Pangeran Antasari, Cilandak, Jakarta Selatan, yang mencelakakan seorang mahasiswa bernama Sultan Rif’at Alfatih, pada Januari 2023. Akibat kecelakaan itu, Sultan kesulitan untuk berkomunikasi. Bahkan, Sultan tidak bisa berbicara selama hampir tujuh bulan ini.
Tapi alhamdulillah untuk saat ini biaya sultan korban terlilitnya kabel Ditanggung jawab samapihak perusahaan terkait.
Sultan juga tak bisa lagi bernapas melalui hidung dan mulut, Ia harus menggunakan alat bantu pernapasan yang dipasang dari leher. Sultan juga hanya bisa mengonsumsi cairan. Akibatnya, berat badan Sultan terus menyusut.
“Kami mohon kepada pemerintah dki jakarta untuk segera memperbaiki kabel kabel yang bergelantungan ataupun putus karna sudah banyak banget makan korban, karna kabel terputus itu bukan hanya di satu titik saja bahkan ada beberapa titik yang saya tau,” Ungkap salah satu warga kepada awak mediacyberbhayangkara.com
Heru Budi selaku penunggung jawab kabel semberawut berjanji bakal bereskan Kabel yang Semberawut.
DPRD DKI Minta kepada Pemprov Segera di benahi secepatnya agar tidak memakan korban lagi.
Budiansyah
