Polsek Sungai Tebelian melaksanakan kegiatan patroli bersekala besar Ke desa-desa dengan tujuan gereja katholik dan gereja protestan

mediacyberbhayangkara.com_ Polres Sintang- Polsek sungai tebelian melaksanakan kegiatan dalam rangka antisipasi Pasca Kejadian ledakan bom di depan gereja katholik katedral Makassar, dilaksanakannya patroli berskala besar ke beberapa desa di Kecamatan Sungai Tebelian dengan sasaran gereja katolik dan gereja protestan dalam rangka antisipasi Pasca kejadian ledakan bom di depan gereja katolik katedral Makasar.
Rabu (31 Maret 2021) pukul 08.30 wib

Pelaksana kegiatan tersebut, dilakukan oleh Kapolsek Sungai Tebelian, Ipda J.E. Kusuma, S.A.P Kanit Binmas, Aiptu Sartono Kanit Sabhara, Aipda Takdir Kanit Intelkam, Aipda Haryadi Bhabinkamtibmas, Bripka Agus Setiyawan dan Bhabinkamtibmas, Brigadir Bedi Dwi Ardiyan

Adapun sasaran kegiatan yg dilakukan di antaranya gereja ktaholik Santo Yohanes Paroki Pandan, Desa Manter Kecamatan Sungai Tebelia Gereja Protestan GKII Fhiladelpia Desa Melayang Sari, Gereja Katholik Santo Petrus Setasi Paroki Nobal Desa Riam Kijang, Gereja Katolik Santo Paulus Paroki Nobal Desa Lebak Ubah, Gereja Katolik Santo Yohanes Paroki Nobal Desa Solam Raya, Gereja Katholik Santo Petrus Stasi Bonet Lama Desa Bonet Lama dan Gereja Katholik Paroki Nobal Desa Nobal

Dalam kesempatan ini Babinkamtibmas memberikan hinbauan kepada Pihak Gereja Katolik dan Protestan untuk mengantisipasi pasca terjadinya ledakan bom di depan Gereja Katholik Katedral Makassar dan meminta kepada pihak Gereja untuk tetap menerapkan Protokol Kesehatan selama pelaksanaan ibadah dan selalu meningkatkan kewaspadaan pasca kejadian di Makassar dengan melakukan pengecekan secara ketat terhadap para jemaat yang akan melaksanakan ibadah. Ungkap nya

Disampaikan juga keterangan dri Kapolsek ipda J.E. Kusuma S.A.P. bahwa dari pihak Kepolisian berbela sungkawa atas kejadian di Makassar dan terkait dengan beredarnya video dan foto terjadinya bom bunuh diri di Gereja Katedral Amanagappa Makassar agar pemuka agama baik pastor atau pendeta dapat membantu menyampaikan pesan kepada jemaatnya dan masyarakat untuk tidak ikut menyebar luaskan foto dan video tersebut dengan tujuan agar tidak menimbulkan rasa takut di masyarakat. Ungkapnya

Kegiatan berakhir pukul 15.00 Wib, selama kegiatan berlangsung dengan aman dan kondusif, bahwa dengan dilakukannya kegiatan patroli bersekala besar tersebut bertujuan untuk memberikan rasa aman kepada warga masyarakat Nasrani yang akan melaksanakan rangkaian kegiatan ibadah Perayaan Paskah 2021.

(Elisabet)

Tinggalkan Balasan