Mediacyberbhayangkara.com – Tangerang – Seorang balita berusia dua tahun yang mengalami demam di Terminal 2 mendapatkan pelayanan kesehatan dari Tim Dokkes Polresta Bandara Soekarno-Hatta, Selasa (8/9) pagi.
Anak tersebut diketahui bernama Ziankq Albara. Ia datang bersama ibunya, Depi Sihite, 30 tahun. Keduanya sudah berada di bandara selama dua hari karena menunggu jadwal keberangkatan.
Kapolresta Bandara Soetta Kombes Pol Wisnu Wardana menjelaskan, informasi awal diterima dari Kapospol Terminal 2 yang melaporkan adanya penumpang dengan anak sakit.
“Petugas Sidokkes Polresta Bandara Soetta kemudian langsung menuju lokasi,” ujar Wisnu dalam keterangannya.
Kondisi Anak Lemas dan Berat Badan 8 Kg
Berdasarkan hasil anamnesa, Ziankq memiliki berat badan 8 kg. Orang tua menyampaikan keluhan anak rewel, demam, dan muntah-muntah selama berada di bandara.
Dari pemeriksaan awal, anak tampak lemas dan terus menangis. Tim medis kemudian melakukan konsultasi dengan dokter piket untuk menentukan penanganan.
Diberi Obat, Kondisi Berangsur Membaik
Selanjutnya tim Dokkes memberikan obat dan vitamin. Setelah mendapatkan perawatan, demam anak mulai turun. Ziankq juga sudah mau makan dan tertidur.
“Keluarga tersebut dijadwalkan berangkat ke daerah tujuan pada pukul 11.00 WIB,” terang Wisnu.
Bentuk Pelayanan Humanis di Area Bandara
Wisnu menegaskan pihaknya berkomitmen memberikan pelayanan terbaik kepada seluruh pengguna jasa bandara, termasuk penanganan kesehatan darurat.
“Hari ini tim Dokkes kami telah memberikan pertolongan kepada seorang anak yang mengalami demam dan dehidrasi di Terminal 2,” ujarnya
Pihak kepolisian menyebut pelayanan ini merupakan bagian dari tugas memberikan rasa aman dan nyaman kepada pengguna jasa bandara.
Tayeb
