Mediacyberbhayangkara.com – Jakarta- Polda Metro Jaya mencanangkan gerakan “Jaga Jakarta Bersih dan Asri” sebagai upaya membangun budaya peduli lingkungan di internal kepolisian yang dimulai dari memilah sampah di lingkungan kerja.
Kegiatan tersebut diawali dengan apel di Stadion Presisi Polda Metro Jaya, Sabtu,23 Mei 2026 yang dipimpin oleh Wakapolda Metro Jaya Brigjen Pol Dekananto Eko Purwono.
“Pagi hari ini jajaran Polda Metro Jaya melaksanakan apel pencanangan pilah sampah yang merupakan tindak lanjut daripada perintah Bapak Kapolda,” katanya
Dekananto menjelaskan bahwa gerakan ini dilaksanakan secara menyeluruh, mulai dari tingkat Polda, Polres, hingga Polsek jajaran.
Menurutnya, pencanangan tersebut bukan hanya kegiatan seremonial, melainkan langkah awal untuk membangun kebiasaan baru dalam menjaga kebersihan lingkungan.

Program ini juga sejalan dengan kebijakan pemerintah dalam pengelolaan sampah perkotaan serta upaya membangun kesadaran bersama untuk memilah sampah sejak dari sumbernya.
“Hari ini Bapak Kapolda dan seluruh jajaran, termasuk Polres dan Polsek, juga melakukan pencanangan pilah sampah sebagai bagian dari budaya bersih dan asri di lingkungan Polda Metro Jaya,” katanya.
Dalam kegiatan tersebut, sebanyak 1.000 personel dari 29 satuan kerja (satker) Polda Metro Jaya ikut ambil bagian.
Selain itu, kegiatan juga melibatkan 2.440 personel dari 13 Polres jajaran serta 2.939 personel dari 102 Polsek jajarannya.
Tidak hanya melibatkan personel kepolisian, Polda Metro Jaya juga mengundang perwakilan organisasi masyarakat ( ORMAS) dari wilayah Jakarta dan sekitarnya salah satunya Laskar Sangidu Putih sebagai bentuk kolaborasi antara Polri dan masyarakat dalam menjaga kebersihan lingkungan.
Saat di temui seusai apel Sekjen Laskar Sangidu Putih Achmad Daroni ST menegaskan persoalan sampah terlihat sederhana, tetapi bisa menjadi masalah besar apabila tidak dikelola dengan baik. Karena itu, budaya bersih harus dibangun dari lingkungan terdekat dan dilakukan secara terus-menerus.
“Persoalan sampah ini terlihat sederhana, tetapi kalau tidak kita kelola dengan baik, benar, konsisten, dan berkelanjutan, maka ini akan menjadi masalah besar,” tuturnya.
Ia menambahkan pesan dan arahan khusus dari Ketum Laskar Sangidu Putih Lamin Sumarlan SE “gerakan Jaga Jakarta Bersih dan Asri” merupakan bagian dari komitmen organisasi kepada Polda Metro Jaya untuk menjadi penyambung program pemerintah di tengah masyarakat.
Laskar Sangidu Putih ingin terus hadir tidak hanya dalam menjaga kamtibmas, tetapi juga melalui kepedulian terhadap lingkungan. Semangat Jaga Jakarta harus dimulai dari hal-hal sederhana, termasuk menjaga kebersihan dan keasrian lingkungan,” ucap Sekjen.
