mediacyberbhayangkara.com, BANTARJATI KLAPANUNGGAL – “Siapa orang yang mengusap kepala anak yatim (menyantuni/menyayangi) pada hari Asyura (10 Muharram), maka Allah akan angkat derajatnya sebanyak rambut anak yatim tersebut yang terusap oleh tangannya” (Hadits ke 212 dari kitab Tanbih al-Ghafilin).
Momentum bulan Muharam menjadi momentum emas bagi umat Islam dalam meningkatkan ibadah kepada ALLAAH SWT, salah satunya menyantuni anak yatim. Dalam momentum kali ini, PAGUYUBAN Saincu Sabuyut di Desa Bantarjati menyantuni anak yatim piatu yang ada wilayah Bantarjati Kecamatan Klapanunggal Kabupaten Bogor, PAGUYUBAN Saincu Sabuyut adalah keluarga besar Haji Qosim (alrm) sesepuh di Kp.Kopo Lebak RT RW 09/03 Desa Bantarjati.
Kegiatan rutinitas setiap tahunnya Ini bertajuk “Berbagi Dalam Menggapai Ridho ALLAAH SWT”. Santunan kali ini di berikan kepada 71 anak yatim yang beasal dari wilayah Bantarjati dan dari luar Bantarjati, Minggu 8 Agustus 2022.
Sedangkan Wakil Ketua penyelenggara kegiatan Usman menyampaikan bahwa kegiatan ini memiliki beberapa tujuan diantaranya memupuk keimanan dan ketakwaan kita pada Allah SWT, memupuk ukhuwah islamiah serta kepedulian kita pada yatim piatu.

“Ada empat tujuan yang akan dicapai dalam kegiatan itu, pertama; meningkatkan iman dan taqwa dengan segala cara untuk mendekatkan diri kepada Allah SWT serta memupuk ukhuwah islamiyah antara sesama. Kedua; menumbuhkan kesadaran diri untuk membelanjakan hartanya di jalan ALLAAH SWT dengan menyantuni anak yatim/piatu dan fakir miskin dan ketiga; mengajak keluarga besar Paguyuban Saincu Sabuyut dan masyarakat untuk berbagi dengan sesama yang membutuhkan. Keempat; meningkatkan peran Pemerintahan Desa Bantarjati di lingkungan Masyarakat Bantarjati,” ungkap Usman.
Turut hadir dalam acara tersebut, Ketua BPD Desa Bantarjati (Danu Sunandar) Kadus 03 (H Nananag), Ketua RT 09 , para tokoh agama, tokoh masyarakat dan anak anak yatim serta keluarga besar Paguyuban Saincu Sabuyut Sabondoroyot (54 orang dari 9 keluarga).
Kades Bantarjati menyampaikan melalui Ketua BPD “terimakasih banyak kepada pengurus Paguyuban Saincu Sabuyut yang sudah peduli kepada anak yatim,Pemdes Bantarjati sangat bangga dan apresiasi terhadap acara ini, pesan Kades dan atau Pemdes Bantarjati, tidak padam atau tidak berhenti sampai di sini, kegiatan sosial ini ke empat kalinya semoga terus di lanjutkan karena ini jadi contoh sangat baik untuk warga Bantarjati yang lainnya”ujar Danu.
Sebelum santunan di mulai Ustadz Rahmat dalam tausiyahnya “Pelayan ALLAAH SWT terbagi empat salasatunya menyayangi anak yatim layak masuk surga,tapi harus sesuai aturan atau ilmunya, semoga ibadah ini(menyantuni yatim) menjadikan kita semua masuk surga dan Husnul khatimah di akhir kemudian,pesan untuk warga yang hadir di sini niat kita datang kesini silaturahmi serta sebarkan salam dengan tujuan menanamkan kebaikan agar Husnul khatimah masuk surga nya ALLAAH SWT” ,Terang ustadz Rahmat.
Laporan : Agus
