mediacyberbhayangkara.com_ Kabupaten Bogor, Pemdes Cikeas bersama tiga pilar gelar Operasi pemberlakuan pembatasan kegiatan masyarakat (PPKM) darurat mikro, penindakan bagi para pelanggar prokes di desa Cikeas, Kecamatan Gunungputri, Kabupaten Bogor, selasa malam (13/07/2021)
Apel gabungan yang dipimpin oleh Iptu Jajang Sudjana Polsek Gunungputri, memberikan arahan kepada seluruh satgasus yang tergabung, diantaranya petugas gabungan dari Jajaran Pemdes Cikeas Udik satgas penanganan Covid-19, Karang taruna, Koramil 2105/Gunungputri, Polsek Gunungputri, dan Satpol PP
Pada saat apel gabungan bersama tiga pilar selaku Kepala Desa Cikeas Udik Miftahul Falah memberikan arahan juga kepada seluruh jajarannya harus tegas dan santun dalam penegakan operasi PPKM darurat.
Beliau mengatakan, “Bahwa kegiatan penegakan protokol kesehatan dimasa Ppkm darurat terus dilakukan sebagai upaya meningkatkan disiplin masyarakat yang masih minim akan penerapan prokes di masa pandemi covid-19 ini,” Ucap Kades
Operasi mendadak PPKM darurat mikro dilakukan beberapa titik lintas jalan cikeas, dimulai dari pukul 20.00 wib sampai dengan selesai.
Adapun beberapa titik dalam sidak tersebut diantaranya panti pijat, pedagang kaki lima, toko-toko, dan cafe yang berada di perumahan cibubur country.
Sebanyak kurang lebih belasan orang pelanggar prokes berhasil dijaring petugas gabungan, kemudian bagi pelanggar secara langsung diberikan sanksi, seperti halnya pelaku usaha panti pijat yang masih beroperasi melebihi jam standar yang berlaku dan menindak lanjuti masalah perijinannya, kemudian pedagang kaki lima yang masih buka di sidak PPKM darurat mikro, menerima konsekuensi dari petugas berupa sanksi push up agar ada efek jera, untuk kedepannya akan selalu taat prokes.
Iptu Jajang mengingatkan serta menghimbau , “Kepada Para pedagang terutama di wilayah cikeas udik sesuai peraturan perda kabupaten Bogor, Pembeli tidak diperbolehkan makan ditempat dan diwajiblan bawa pulang,” tegasnya.
Anggota Babinsa Koramil 2105/GP, juga menghimbau dalam sidak ditempat cafe, “Agar selalu patuhi prokes dan hindari kerumunan karena kita tidak tahu dari mana datangnya penularan covid-19 itu, apalagi tidak menggunakan masker.”
(Sumber Pemerintah Desa Cikeas/Gunungputri)
(Yusuf)

