Mediacyberbhayangkara.com
Ciamis, Jabar – Aksi kejahatan dengan modus razia perhiasan kembali terjadi, kali ini menimpa dua siswi SDN 1 Pawindan, Kabupaten Ciamis. Dengan berpura-pura sebagai guru baru, pelaku berhasil mengelabui korban dan merampas perhiasan mereka.
Peristiwa ini terjadi pada Selasa (11/2) pagi sekitar pukul 06.15 WIB, saat sekolah tengah mengadakan salat duha. Kepala SDN 1 Pawindan, Syarif, membenarkan kejadian tersebut dan mengungkapkan kronologi aksi penipuan yang dilakukan pelaku.
“Tiba-tiba ada seseorang yang datang mengaku sebagai guru baru dan menginformasikan bahwa akan ada razia perhiasan dari kepolisian. Dengan dalih tersebut, siswa kemudian menyerahkan perhiasan berupa kalung kepada pelaku,” ujar Syarif saat dikonfirmasi, Rabu (12/2/2025).
Setelah kejadian, pihak sekolah langsung mengambil langkah cepat dengan menutup gerbang dan berupaya mencari pelaku. Namun, pencarian tidak membuahkan hasil karena pelaku sudah melarikan diri sebelum sempat diidentifikasi. Kejadian ini sempat membuat panik para siswa dan guru, mengingat biasanya razia semacam itu hanya dilakukan oleh pihak sekolah.
“Kami ingin memastikan dulu situasi agar tidak memperkeruh keadaan. Tapi, jika diperlukan, tentu kami akan melapor agar pelaku bisa ditemukan,” tambah Syarif.
Pihak sekolah berencana meningkatkan pengamanan agar insiden serupa tidak terulang. Selain itu, mereka juga akan berkoordinasi dengan pihak berwajib untuk menindaklanjuti kasus ini.
Aksi kejahatan dengan modus serupa juga sempat terjadi di Kabupaten Tasikmalaya, menunjukkan bahwa pelaku memanfaatkan kelengahan di lingkungan sekolah. Oleh karena itu, masyarakat diimbau untuk lebih waspada terhadap orang tak dikenal yang berkeliaran di area sekolah.
Kasus ini masih dalam penyelidikan, dan pihak sekolah berharap pelaku segera tertangkap agar tidak ada lagi korban berikutnya.***
Jurnalis: Heni Nurhaeni
