Mesin IRPOM yang Ada di POKTAN Cadasngampar Desa Neglasari Purabaya Tidak Ada di Tempatnya, Siapa yang Bertanggung Jawab

Mesin IRPOM yang Ada di POKTAN Cadasngampar Desa Neglasari Purabaya Tidak Ada di Tempatnya, Siapa yang Bertanggung Jawab

Mediacyberbhayangkara – Kabupaten Sukabumi –  Pemerintah melalui Dinas pertanian menggelontorkan Anggaran Untuk pembangunan seperti bangunan  irigasi perpompaan, yang tujuannya supaya masyarakat lancar dalam bertani demi stabilitas nya ketahanan pangan di indonesia ini

Seperti hal nya di kampung Cadasngampar desa neglasari kecamatan Purabaya kabupaten Sukabumi Jawa barat, yaitu Kelompok tani Cadasngampar, yang beberapa waktu yang lalu mendapatkan bantuan berupa mesin diesel dan bangunan Bak penampungan air  dari program IRPOM dari dinas pertanian yang nominalnya pun  bukan kaleng kaleng di atas seratus juta rupiahan. 

Tapi Aneh bin ajaib ketika hari sabtu tanggal 17 juni 2023 kurang lebih jam 13,30 Awak media melaksanakan investigasi ke lokasi atas dasar informasi dari beberapa masyarakat bawasan nya mesin IRPOM tidak ada di tempat nya. 

Menindak lanjuti informasi tersebut Awak media langsung ke lokasi tempat mesin di simpan, namun benar apa yang nara sumber sampai kan Awak media tidak melihat adanya mesin IRPOM tersebut entah dimana adanya. 

Awak media langsung konfirmasi lewat telepon celular kepada bendahara Poktan Cadasngampar yaitu inisial (A) karena nomor hp ketua nya awak media tidak memilikinya nomor kontaknya

Adapun jawaban sementara A tentang keberadaan nya mesin IRPOM tersebut menurut A katanya mau di tanyakan dulu kepada ketua dan Awak media pun mencoba menghubungi Orang orang (BPP) balai penyuluhan pertanian kecamatan purabaya ( ENDANG) namun sangat di sayangkan Endang pun belum megetahui hal tersebut dan saya paling bisa ke lokasi hari senin tuturnya. 

Selang beberapa jam Endang pun menghubungi lagi Awak media bawasan nya beliau di telepon Oleh kepala desa neglasari yaitu LILI R alias LIPET tan menurut nya bahwa mesin IRPOM ada di rumah kepala desa tutur Endang dan awak media pun bertanya ada apa dan kenapa bisa ada di rumah kepala desa dan apa kaitan nya

Endang pun membenarkan bahwa tidak ada kaitan nya dengan kepala desa karena ini inventaris dari negara kepada Kelompok tani,dan yang harus menjaga nya pun harus kelompok tani Ucap Endang

 Selang beberapa jam Bendahara Poktan Cadasngampar A menghubungi lagi Awak media beliau menjelaskan bahwa mesin IRPOM ada di rumah anggotanya dan keterangan bendahara A tersebut sangat Tolak belakang dengan keterangan Endang yang menuturkan bahwa mesin IRPOM ada di rumah kepala desa 

Tak lama ada nomor BPD desa neglasari inisial (G) mengirimkan dua poto mesin yang background nya di atas keramik dan kuat dugaan Awak media itu di teras Rumah kepala desa LIPET namun selang beberapa menit bendahara A mengirim satu poto dengan background yang berbeda  seperti di rumah yang ada pagar bambu nya.

Yang jadi pertanyaan ada apa kepala desa neglasari LIPET harus menyimpan mesin IRPOM  tersebut di rumah nya ,karena menurut hemat kami itu barang milik dinas pertanian dan yang harus menjaga nya kelompok tani beserta jajaran nya seraya dengan ucapan Endang karena itu bukan dari sumber DD ataupun ADD dan keterangan A sangat tidak singkron dengan keterangan dari Endang selaku BPP kecamatan purabaya

 Hendaknya kepada dinas pertanian kabupaten Sukabumi UPTD, jampang tengah,BPP kecamatan Purabaya segera turun tangan karena di duga dan hal yang sangat mungkin mesin IRPOM Tersebut di salah gunakan oleh ketua kelompok tani dan kepala desa,karena kalau mengingat ke amanan kenapa engga di simpan di rumah ketua atau jajaran nya dan kalau mau di simpan di kantor BPP pun dekat sekali tidak jauh dari lokasi mesin IRPOM tersebut kenapa harus di simpan di rumah kepala desa kalau tidak ada apa apa nya 

kepada APH muspika kecamatan purabaya segera meng evaluasi hal tersebut sebelum hal hal yang tudak di inginkan terjadi 

Pewarta Mardi kabiroMCB  KOTA/KAB Sukabumi

Tinggalkan Balasan