Mediacyberbhayangkara.Com
Ciamis, Jabar – Pemerintah Desa Legok, Kecamatan Bantar kawung, Kabupaten Berebes Provinsi Jawa Tengah, bersama Lembaga Desa melaksanakan studi banding dalam rangka peningkatan kapasitas mitigasi bencana dan pengelolaan Bumdes di Desa Werasari Kecamatan Sadananya, Kabupaten Ciamis, Sabtu (5/8/2023).

Kehadirannya disambut langsung di Aula Desa oleh Kepala Desa Werasari Didin Tarsudin, Camat Sadananya LM Rere Sukardan, Perangkat Desa, BPD, LPM, Tokoh Agama, Tokoh Pemuda dan Ketua Bumdes Panji Boma beserta Jajaran.
Diketahui, Desa Werasari Kecamatan Sadananya yang menjadi lokasi studi banding ini merupakan salah satu Desa Agro Wisata di Kabupaten Ciamis yang pengelolannya sudah sangat maju dan terorganisir dengan baik.Begitu juga dengan tata kelola pemerintahan Desanya juga patut dijadikan contoh untuk Desa-Desa lain hususnya oleh Desa Legok, Kecamatan Bantarkawung Kab.Berebes, Jawa Timur.
Mengingat Desa Werasari mendapatkan begitu banyak penghargaan yang diraih mulai dari tingkat Kecamatan, maupun tingkat Kabupaten.Desa Werasari juga memiliki 2 (Dua) unit usaha yang dikelola BUMDesa Panji Boma yaitu 1 Sub Bidang Perdagangan dan Jasa dan yang ke 2 Sub Pasir Boma.
Dari Perdaganan dan Jasa, ada 5 unit usaha antara lain unit usaha Bumdeshop Werasari, Layanan Internet, Layanan PPOB, Layanan Pajak Kendaraan, dan Sewa Kios.
Adapun yang ke 2 dari sub bidang Usaha Pasir Boma terdiri dari Agro Wisata, Sewa lahan pertanian seluas 23,460 Hektar, Budidaya Holtikultura, Budidaya Durian sebanyak 1100 pohon dan Panji Boma Farm atau Peternakan., Kata Kepala Desa Legok M.Ali Hakim saat memberikan sambutan.
Kegiatan tersebut diawali dengan ramah tamah dari kedua pemerintah Desa tentang maksud dan tujuan kedatangan Desa Legok Ke Desa Werasari, dan setelah itu kemudian dilanjutkan pemaparan materi dari Pemdes Desa Werasari dan lembaga lainnya yang dibagi menjadi 3 Kelas.Kelas 1 Terkait Mitigasi Bencana oleh Pemdes, Kelas 2 Pemaparan dari unsur BPD dan Kelas 3 Pemaparan dalam Pengelola BUMDesa Panji Boma.
Setelah itu, kegiatan berlanjut dengan kunjungan Pemdes Desa Legok ke semua unit usaha yang ada di BUMDes Panji Boma. Mereka turun kelapangan menuju unit usaha dengan didampingi oleh Kades Werasari dan Jajaran serta para pengurus dan Direktur BUMDesa Panji Boma.

Ditengah kegiatannya saat diwawancarai media Kepala Desa Legok Ali Hakim menyatakan.Kegiatan ini bertujuan sebagai sarana menimba ilmu dan pengalaman tentang cara peningkatan pengelolaan Pemerintahan Desa, Lembaga Desa, dan BUMDesa Panji Boma utamanya.
Dia berharap para aparatur di Desa Legok dan lembaga lainnya, bisa menimba ilmu serta menambah pengetahuan dan wawasan tentang pemerintahan dan penggelolaan BUMDesa yang sudah maju di Desa Werasari ini.
“Berharap ilmu yang telah raih dari kunker ini, dapat diterapkan di Desa Legok Kecamatan Bantarkawung Kabupaten Berebes Jateng,” singkatnya.
Sementara Kades Werasari Didin Tarsudin saat di wawancarai media menuturkan, Ia merasa bangga Desa yang dipimpinnya menjadi tempat yang ditunjuk untuk dilaksanakanya kegiatan Peningkatan Kapasitas oleh Desa Legok Kabupaten Berebes.
“Terimakasih atas kepercayaan yang diberikan oleh Desa Legok, Desa Werasari menjadi pilihan dalam kegiatan studi banding,” ungkapnya.
Menurut Didin, kunjungan tersebut akan sangat bermanfaat bagi Pemdes dan juga masyarakat Desa Werasari.Tentu kami disamping sebagai tuan rumah dapat juga menimba ilmu dari Desa Legok dalam melaksanakan tugas Pemerintahan Desa kedepan lebih baik dan maju.
“Berharap dengan adanya kunker dalam rangka studi banding dari Desa Legok dapat menjadi motivasi baginya dan aparatur Pemdes dan lembaga Desa Werasari,” tandasnya.
Pantauan media dalam kegiatan tersebut nampak hadir Camat Kecamatan Sadananya LM Rere Sukardan, Camat Bantarkawung, Kades Desa Werasari Didin Tarsudin beserta jajaran Kades Desa Legok M.Ali Hakim beserta jajaran, Lembaga BPD dari kedua Desa, Direktur BUMDesa dari kedua Desa, Babinsa, Bhabinkamtibamas, Tokoh Agama dan Tokoh Pemuda.
Kegiatan dimulai dari pukul 10:00 WIB hingga Jelang Adzan Maghrib dan berjalan dengan aman dan kondusif.
Jurnalis: Muhamad Rifa’i ***
