KPU Ciamis Serahkan Bantuan Kepada Petugas Pantarlih yang Meninggal Dunia

KPU Ciamis Serahkan Bantuan Kepada Petugas Pantarlih yang Meninggal Dunia

Mediacyberbhayangkara.Com

Ciamis, Jabar — Komisi Pemilihan Umum Kabupaten Ciamis menyerahkan uang santunan dan bantuan biaya pemakaman kepada ahli waris petugas pemutakhiran data pemilih (pantarlih) yang meningga dunia karena sakit dalam tahapan Pemilukada Ciamis tahun 2024.

Penyerahan uang santunan tersebut diterima secara langsung oleh Yogi suami dari Almarhumah dan disaksikan oleh Kepala Desa Baregbeg H.Owoy beserta PPK dan PPS di Gedung Serbaguna Desa Baregbeg Kecamatan Baregbeg Kabupaten Ciamis, Jum’at 26/7/2024.

Petugas pantarlih yang meninggal dunia itu bernama Widia Purnama usia 32 Tahun warga Dusun Ciwalung RT 012 RW 013 Desa Baregbeg.

Almarhumah meninggal dunia di Rumahsakit Dadi Keluarga Ciamis karena sakit yang dideritanya,” ucap Ketua KPU Ciamis melalui Komisioner Divisi Sosdiklih Parmas SDM Said Attanjani saat diwawancarai sejumlah awak media usai menyerahkan santuanan di kantor Desa Baregbeg.

Kata Said Attanjani, Widia merupakan sosok orang yang baik, ramah dan sangat bertanggung jawab atas kinerja yang diembannya, diketahui Widia termasuk salah satu yang dinyatakan lolos dan ditetapkan sebagai petugas pantarlih.

Saat bertugas, Widia mampu melaksanakam pendataan dan pencocokan data pemilih selama 6 hari kerja di tps 10, setelah beberapa hari jelang evaluasi kinerja, Widia menurut keluarga dikabarkan sakit demam berdarah (DBD) dan saat itu dilarikan ke Rumahsakit Permata Bunda selama 5 hari dan dinyatakan sembuh oleh pihak dokter yang menanganinya.

Selang beberapa hari setelah melaksanakan aktivitas kesehariannya, tiba-tiba Widia mengalami pingsan sehingga pihak keluarga kembali membawanya ke Rumahsakit, kali ini ke Rumahsakit Dadi Keluaraga dan langsung ditangani pihak medis selanjutnya dimasukan ke ruangan ICU.

“Selama 2 hari Widia di RSDK, karena penyakit yang dideritanya berat, dikabarkan Widia meninggal dunia,” ujar Said Attanjani.

Atas nama keluarga besar KPU Kabupaten Ciamis, Said Attanjani mengucapkan turut berbela sungkawa atas wafatnya Widia Purnama semoga pengabdiannya dicatat sebagai amal kebaikan dan mendapatkan magpiroh serta Ridho Allah SWT.

Ucapkan terima kasih kepada pihak keluaraga selama ini telah menjadi bagian dari penyelenggara pemilu dan berharap santunan yang diberikan KPU Ciamis digunakan sebaik-baiknya untuk kelanjutan kehidupan keluarga yang telah ditinggal almarhumah.

“Almarhumah (Widia) merupakan sosok yang bertanggung jawab dalam menjalankan tugas, semoga wafatnya khusnul khotimah serta ada dalam ridho dan lindungan Allah SWT,” ungkapnya.

Ia juga menambahkan santunan kematian yang diberikan Lembaga KPU merupakan salah satu bentuk tanggung jawab KPU dalam memberikan jaminan sosial kecelakaan kerja kepada jajarannya dalam menyelenggarakan Pemilukada.

“Sesuai dengan peraturan yang ada, kami menyerahkan uang santunan pada pihak keluarga Almarhumah sebesar 46 juta rupiah peruntukan biaya pemakaman dan yang lainnya dengan harapan dapat membantu meringankan beban keluarga yang di tinggalkanya,” pungkas Kordiv Sosdiklih Parmas SDM KPU Ciamis Said Attanjani.

Foto: Yogi Suami Dari Almarhumah Widia Purnama bersama Anak

Sementara Yogi (31) suami dari Almarhumah Widia Purnama mengucapkan terimakasih atas bantuan santunan dari KPU Kabupaten Ciamis.

Yogi membenarkan terkait meninggal dunia Widia Purnama yang merupakan Istri sahnya, itu karena sakit hipertiroid.

Menurut Yogi, dari pernikahan bersama Almarhumah sekira 11 tahun lamanya, dikaruniai 2 orang anak dan saat ini usia anaknya telah mencapai 10 dan 3 tahun.

Dimata suami, Almarhumah merupakan sosok ibu rumah tangga yang baik dan penuh tanggung jawab serta pekerja keras.

Selama hidupnya almarhum tidak banyak mengeluh dalam melaksanaan tugas baik dirumah ataupun diluar, beliau tidak mengenal lelah dan beliau sangat aktif diberbagai kegiatan, seperti acara PKK di Desa, petugas PPPS dan yang lainnya.

Namun diperjalan hidupnya, almarhumah menurut medis mengidap penyakit jenis hipertiroid dan berkat keteguhannya dan terus ikhtiar berobat penyakit yang dideritanya dapat disembuhkan.

Sebelum meninggal dunia, almarhum mengalami sakit dan berobat serta dirawat di salah satu rumah sakit karena penyakit demamberdarah (DPD), setelah 5 hari berobat almarhumah dinyatakan sembuh dan dapat beraktivitas kembali sebagaimana biasa, tidak lama dari masa sembuh, tiba -tiba Widia kambuh dan tidak sadarkan diri sehingga dibawalah ke RSDK Ciamis dan 2 hari disana, Widia akhirnya dinyatakan meninggal dunia.

“atasnama keluarga besar almarhumah (Widia Purnama) memohon maap jika ada khilap dan salah, serta memohon do’a agar almarhumah meninggalnya ada dalam ridhonya Allah SWT ” pungkas Yogi.

Kepala Desa Baregbeg H Owoy, kepada awak media menuturkan, atasnama masyarakat dan Pemdes Baregbeg mengucapkan turut berduka cita atas meninggalnya Widia Purnama.

“Ucapan terimakasih kepada KPU Kabupaten Ciamis yang telah memberikan santunan kepada keluarga almarhumah, dan ucapan beribu ribu terimakasih kepada semua pihak yang telah mendo’akan almarhumah semoga Widia Purnama wafatnya dalam keadaan khusnul khotimah,” tandasnya.***

Jurnalis: Muhamad Rifa’i

Tinggalkan Balasan