Mediacyberbhayangkara.Com
Ciamis, Jabar – Buntut dari penggerebegan yang dilakukan oleh warga terhadap Kades Kertaharja yang diduga melakukan mesum dengan perempuan yang kesehariannya sebagai perawat Puskesmas di wilayah Kabupaten Ciamis berbuntut panjang. Badan Permusyawaratan Desa (BPD) Kertaharja mensikapi persoalan tersebut dengan menggelar musyawarah luar biasa bertempat di Aula Desa Kertaharja, Kecamatan Cijeungjing, Kabupaten Ciamis, Senin (24/4/2023).

Hadir dalam kesempatan tersebut Camat kecamatan Cijeungjing Iyus Sunardi, Kapolsek Cijeungjing Akp Alan Dahlan, Danramil /1310 Kapten Arm Endang Lili, Kepala Desa, Ketua MUI, Ketua BPD, Tokoh Agama, Tokoh Masyarakat, Tokoh Pemuda serta perwakilan masyarakat Desa Kertaharja.
Dalam sambutannya Camat kecamatan Cijeungjing Iyus Sunardi mengatakan, meminta kepada seluruh masyarakat untuk tetap menjaga kondusifitas wilayah, jangan sampai masyarakat mau diadu dombakan oleh orang yang tidak bertanggungjawab, sehingga mengakibatkan masyarakat Desa Kertaharja menjadi terpecah belah yang akhirnya menjadi tidak kondusif.
Terkait isu yang beredar tentang informasi kades Kertaharja, mari kita bersama mensikapinya secara bijak dan jangan main hakim sendiri.
Semua ada mekanisme dan aturan serta norma yang berlaku.Karena negara kita negara hukum, maka semua orang harus menghormati dan patuh pada hukum, kata Iyus Sunardi.

Senada dengan Camat, Kapolsek Cijeungjing Akp Alan Dahlan mengimbau dan berpesan kepada masyarakat Desa Kertaharja untuk tetap menjaga wilayah Desa Kertaharja tetap aman, nyaman dan kondusif.
Terkait persoalan yang menimpa Bapak Kades Kertaharja pada dasarnya secara mediasi dengan perwakilan warga di mapolsek sudah islah dan selesai.
Akan tetapi kata Dia, hari ini ada musyawarah Desa yang dilaksanakan oleh BPD Desa Kertaharja dengan masyarakat, itu sudah menjadi ranah internal Desa Kertaharja.
“Titip kepada warga hormati hukum yang berlaku dan janga main hakim sendiri.Saat ini sedang dalam suasana Idul fitri,” ujarnya.
Dia menggatakan, bahwa kegiatan musdes yang dilaksanakan hari ini, merupakan tanggapan dari aspirasi masyarakat terkait penggerebegan oleh warga terhadap Bapak Kades Kertahrja di salah satu rumah warga di wilayah Sukadana, dan mensikapi beredarnya pemberitaan di media terkait dugaan mesum.
Menyikapi hal tersebut, kehadirannya dalam kegiatan Musyawarah Desa Luar Biasa ini, guna memastikan acara berjalan dengan lancar, aman dan kodusif sehingga ke inginan atau aspirasi dari warga dapat tesampaikan dengan baik dan benar.
“Polri hadir ditengah masyarakat untuk memastikan kondusiftas wilayah tetap terjaga dan terkendali, sehingga masyarakat tetap merasa aman, tenang dan tentram,” kata AKP Alan Dahlan.
Sementara pada kesempatan tersebut Ketua BPD Kertaharja Ai Kusdiana memberikan kesempatan kepada tiga perwakilan Tokoh yang mengikuti kegiatan musyawarah Desa.

H.Oneng Koswara Tokoh masyarakat yang berdomisili di Dusun Cintaharja RT 1 RW 11 saat menyampaikan aspirasinya mengatakan.Secara pribadi sangat mengapresiasi kinerja Bapak Kades Aan Taufiqurrahman dalam membangun wilayahnya. Akan tetapi dengan persoalan pribadinya yang telah menodai Desa Kertaharja selama tiga kali dengan dugaan kasus yang sama, itu sudah tidak bisa di maapkan lagi.
“tiga kali dugaan melakukan kasus yang sama, degan berat hati meminta untuk mengundurkan diri dari jabatanya sebagai kades.Semua itu demi kebaikan, baik untuk diirinya sendiri maupun kebaikan masyarakat Desa Kertaharja,” ungkapnya.
Senada dengan H.Oneng diungkapkan Aan Nurhani menuturkan. Merupakan hal yang terbaik untuk Bapak Kades yaitu segera mengundurkan diri dari jabatannya.Dia bangga Atas prestasi dan capaian kinerja pemerintahan Desa Kertaharja, tetapi untuk persoalan yang sedang dibahas dalam musdes saat ini, Dia meminta untuk mengundurkan diri saja, dan sangat disayangkan karena kasusnya terulang kembali.,Tegasnya.
Angga (34) warga Dusun Desa RT 1/ RW 1 sebagai Tokoh Pemuda Desa Kertaharja mengatakan.Terhadap kinerja kades AT ,Dia mengapresiasinya, akan tetapi dalam persoalan penggerebegan dengan salah satu wanita pada malam minggu disaat masyarakat sedang merayakan kemenagan dari pelaksanakan ibadah puasa dibulan suci Ramadhan, Dirinya bersama warga lainnya tidak bisa lagi mentoleril kesalahan dari perbuatannya.
Menurut Dia, perbuatan tersebut sudah berulang bahkan hampir tiga kali dengan kasus yang sama namun wanitanya berbeda.
Atas nama pemuda Desa Kertaharja berharap Bapak Kades segerea mengundurkan diri dari orang nomor satu di Desa Kertaharja,” tandasnya.

Mensikapi tuntutan dari berbagai komponen masyarakat, kepala Desa Kertaharja Aan Taufiqurrahman memohon maap kepada seluruh masyarakat Desa Kertaharja atas kejadian tadi malam.
Tidak benar dirinya melakukan mesum dengan salah satu perempaun, kalau saya ada didalam rumah itu, benar adanya.
Adapun didalam rumah, menurutnya ada beberapa orang termasuk 3 orang anak.
Ia datang hendak bersilaturahmi karena merasa sudah dianggap sebagai keluarga sendiri.
Prihal warga menemukan motor yang dikendarainya didalam rumah atau di masukkan ke dalam rumah, itu hanya untuk kehati hatian diri saja, karena takut diketahui warga atau masyarakat.
Akan tetapi, dirinya sangat memaklumi opini yang beredar di masyarakat juga keinginan masyarakat yang ingin menuntut dirinya untuk mengundurkan diri dari jabatan Kades karena prilaku dirinya sendiri.
Dia mengatakan, dengan suka rela tidak dalam tekanaan oleh siapapun dan menjawab keinginan warga, dirinya siap mengundurkan diri dari jabatan Kepala Desa.
“Ya saya siap mengundurkan diri dari jabatan sebagai kepala Desa Kertaharja dan selama menjalankan tugasnya bila mana ada khilaf dan dosa mohon untuk di maapkan,” Tandasnya.
Diberitakan sebelumnya di mediacyberbhayangkara.Com bahwa pada hari Minggu(23/4) warga melakukan penggerebegan di salah satu rumah, Alhasil ditemukan didalam rumah tersebut AT yang menjabat sebagai Kades Kertaharja. Pada malam tersebut Kades AT dan Masyarakat telah dilakukan mediasi dan Musyawarah bertempat di Mapolsek Cijeungjing Polres Ciamis dan hasilnya Islah serta permohonan maap(Red).
Pantauan media acara berjalan dengan aman, lancar dan kondusif.
Usai pelaksanaan Musdes dan bentuk keseriusan pengunduran dari jabatan Kades Kertaharja, dilakukan penandatanganan oleh Kades, Unsur Masyarakat dan Forkopimcam Cijeungjing dan disaksikan oleh masyarakat yang hadir.
Muhamad Rifai
