Jembatan Garuda Tahap VI Selesai 100%, Hubungkan Dua Desa di Parungpanjang

Jembatan Garuda Tahap VI Selesai 100%, Hubungkan Dua Desa di Parungpanjang

Mediacyberbhayangkara.com – Bogor – Koramil 0621-23 Parungpanjang Kodim 0621/Kabupaten Bogor bersama pemerintah desa dan warga setempat sukses menyelesaikan pembangunan Jembatan Perintis Garuda Tahap VI secara gotong royong. Jembatan gantung seluas 42 × 1,5 meter yang melintasi Sungai Cimatuk di Kampung Sangereng RT 002/RW 08, Desa Lumpang, Kecamatan Parungpanjang ini resmi rampung 100 persen pada Senin (3/8/2026).

​Kehadiran infrastruktur ini menjadi akses vital yang menghubungkan Desa Lumpang dengan Desa Gintung Cilejet. Pembangunan ini memberikan dampak langsung terhadap peningkatan mobilitas, aktivitas ekonomi, serta akses layanan pendidikan dan sosial bagi sekitar 1.200 Kepala Keluarga (KK) atau 4.230 jiwa di wilayah pedalaman Parungpanjang.

​Danramil Parungpanjang, Kapten Inf Junaedi, menegaskan bahwa seluruh proses konstruksi berjalan tepat waktu sejak dimulai pada 13 Juli 2026. Tahapan pengerjaan meliputi pembersihan lahan, pengecoran fondasi, pembentangan seling baja, pemasangan gelagar, hingga tahap penyelesaian akhir dan pengecatan.

​”Keberhasilan pembangunan Jembatan Perintis Garuda Tahap VI ini merupakan wujud nyata kemanunggalan TNI dengan rakyat. Sinergi yang solid antara personel Babinsa di bawah pimpinan Batu Ud Serma Ryan,Kepala Desa Lumpang M. Rodis Faisal yang turun langsung ke lapangan dan Babinsa desa Gintung cilejet Kopka Asep serta partisipasi aktif warga Kampung Sangereng menjadi kunci utama penyelesaian proyek ini secara aman, tepat waktu, dan bermutu tinggi,” tegas Kapten Inf Junaedi.

Proses pengerjaan selama kurang lebih tiga minggu berjalan kondusif tanpa kendala teknis maupun cuaca yang berarti.

​Dengan selesainya proyek ini, jembatan gantung tersebut siap dioperasikan penuh untuk mendukung denyut perekonomian dan kesejahteraan masyarakat. Koramil 0621-23 Parungpanjang mengimbau masyarakat untuk menjaga dan memelihara fasilitas umum ini secara berkala agar asas manfaat serta faktor keamanannya bertahan dalam jangka panjang.

Sukirman

Tinggalkan Balasan