26 views
Hujan Deras Picu Tanah Longsor di 15 Titik Wilayah Desa Nasol Ciamis 1 Rumah Ruksak

Hujan Deras Picu Tanah Longsor di 15 Titik Wilayah Desa Nasol Ciamis 1 Rumah Ruksak

mediacyberbhayangkara.com – Ciamis- Hujan deras yang mengguyur wilayah Desa Nasol Kecamatan Cikoneng Kabupaten Ciamis Provinsi Jawa Barat menyebabkan tanah longsor di sejumlah titik.Tidak ada korban jiwa dalam peristiwa itu tetapi longsor sempat menutup jalan kabupaten dan jalan desa serta mengancam sejumlah rumah di beberapa lokasi.

Demikian disampaikan Kepala Desa Nasol melalui Sekertaris Desa (Sekdes) Nasol Abdul Latif saat diwawancarai media disela kegiatan saat memamtau musibah tanah longsor,Minggu(26/09) belum lama ini.

Keajdian longsor disaat turunnya air hujan yang begitu deras sehingga tanah dan TPT tidak kuat menahan beban yang akhirnya roboh.

Menurut Latif Longsoran tanah menyebabkan jalan Kabupaten penghubung antar Desa yaitu Desa Nasol dan Desa Darmacaang tepatnya di Dusun Cikuda malam harinya tertutup longsoran tanah sehingga lalu lintas sempat terganggu dan hari minggu(26/09) ,warga dibantu tim Tagana, BPBD dan Dinas PUPR Kab. Ciamis telah menyingkirkan longsoran dengan menurunkan alat berat beku, sehingga arus lalu lintas kembali lancar.

Lebih jauh latif mengatakan musibah longsor bukan hanya terjadi di Dusun Cikuda saja tetapi terjadi di 6 Dusun lainya yang ada diwilayah Desa Nasol.

Ketujuh Dusun tersebut yaitu dusun Desa terjadi longsor di ( 4 titik ),Dusun Carik (1 titik) dusun Sigung I (1 titik), Dusun Sigung II ( 2 titik)dusun Palasari (1 titik) dan Dusun Batumalang (4 titik ) longsor dan Dusun Cikuda ( 2titik )

“Untuk yang Dusun Sigung I,Tembok Penahan Tebing Masjid Al-Barokah ambrol menimpa satu rumah.
Dapur rumah rusak cukup parah dan penghuni mengungsi ke rumah tetangga,”ujarnya.

“Selain itu, ada sedikitnya 15 rumah yang terancam oleh longsoran. Oleh karena itu, kami mengingatkan warga untuk waspada terutama kalau hujan deras turun,” jelasnya.

Sementara longsor juga terjadi dan sempat menim­bun jalan desa di dusun Batumalang sehingga mengganggu arus lalu lintas dan warga setempat sudah membersihakannya dibantu oleh alat berat. Adapun di kejadian di Dusun Desa tepatnya di RT 12/04 TPT ambrol menimpa selokan sehingga saluran air tersendat dan akhirnya membanjiri rumah warga, beruntung tidak menimpa rumah dan alhamdulillah warga beserta RT, RW juga pa Kadus pada sigap sehingga material yang menimpa selokan segera teratasi,”pungkasnya.

Sementara itu Kepala BPBD Kab. Ciamis melalui Kepala Bidang Kedaruratan dan Logistik(Kabid Darlog) Memet Hikmat mengatakan dari hasil pantauannya kejadian longsor diwilayah Desa Nasol terjadi di 15 titik tersebar di 7 Dusun dan dipicu curah hujan deras yang beberapa hari ini mengguyur wilayah Desa tersebut.

Berdasar peta daerah, wilayah Desa Nasol termasuk daerah rawan bencana, karena topografinya berbukit.

“Nasol masuk wilayah rawan bencana. Kejadian ini dipicu curah hujan deras menimpa tanah paska musim kemarau dan terjadilah longsor. Tidak ada korban jiwa, hanya kerugian materi saja ”ungkap Memet.

Lanjut Memet menambahkan,kejadian longsor tidak hanya mengakibatkan tebing ambrol TPT saja,tetapi berdampak pada penutupan akses jalan Kabupaten dimana jalan tersebut menghubungkan antara Dua Desa yakni Desa nasol dengan Desa Darmacaang selain itu juga menimbun saluran air. Ada sembilan kepala keluarga (KK) yang diungsikan.

Untuk material longsor yang menutup akses jalan antara Desa Nasol dengan Desa Darmacaang, berhasil disingkirkan dengan menurunkan alat berat dari Dinas PUPR Kab.Ciamis

BPBD kab. Ciamis telah menyalurkan bantuan berupa Matras, Terpal Selimut,Mie Instan, Susu dan Kebutuhan Lainnya bagi warga terdampak.
Bantuan tersebut ada yang langsung disalurkan di TKP oleh BPBD dan ada juga melalui Pemdes Desa Nasol.

Memet mengimbau kepada masyarakat untuk meningkatkan waspada di musim hujan ini. Mengingat Desa Nasol berada di ketinggian sehingga rawan terjadi bencana longsor. Ketika terlihat ada potensi longsor sebaiknya mengungsi.

“Kami imbau kepada masyarakat untuk meningkatkan kewaspadaan di musim hujan sekarang,” Pungkasnya.

Muhamad Rifai

Tinggalkan Balasan