Diduga Tanpa Adanya Musyawarah Pengembang Garuk Tanah Milik Warga

mediacyberbhayangkara.com Klapanunggal BOGOR – Proyek pembangunan untuk Sarana perumahan dan kolam renang Water Boom yang sedang dilakukan Cut and Feel di wilayah Desa Bojong dan desa Cikahuripan tepatnya di Genta Buana Kecamatan Klapanunggal, Kabupaten Bogor pada Rabu (18/08/2021).

Pembangunan perumahan dan water boom (Kolam Renang) yang akan dibangun diatas lahan ex Genta buana, yang menurut informasi lahan tersebut sudah beralih kepemilikannya kepada pengembang yang baru, namun dalam pelaksanaannya  masih ditemukan adanya tanah warga yang sampai saat ini belum dibayar ataupun di beli oleh Pihak pengembang atau Genta Buana.

Salah satu Warga pemilik tanah H. Agus merasa di rugikan dalam hal ini menyampaikan,” Seharusnya pihak Pengembang (Genta buana) bisa bermusyawarah terlebih dahulu sebelum melakukan pendoserran lahan, bertemu dengan para pihak atau pemilik diatas lahan yang sekarang di cut and feel, akan tetapi pihak pengembang tidak melakukan hal tersebut (Musyawarah) untuk mengetahui batas batas tanah,” PaparĀ  H. Agus.


Lanjut menambahkan,” dalam hal ini selaku pemilik yang lahannya  sebagian sudah dirusak saat ini sedang melakukan upaya hukum baik ditingkat muspika, kepolisian, dan  upaya lainya juga akan disampaikan ke Dewan (DPRD) kabupaten Bogor, hal ini akan ditempuh sebagai upaya penegakan hukum atas hak hak yang dilanggar, namun selaku pemilik lahan H. Agus masih membuka ruang untuk bermusyawarah dengan para pihak, demikian,” pungkasnya.

Pemilik tanah H. Agus dapat memberikan kesempatan untuk di lakukanya musyawarah dengan Pihak pengembang atau Genta Buana, menutup pembicaraan dengan awak media. 

(Redaksi)

Tinggalkan Balasan