mediacyberbhayangkara.com – Bogor – Pelda Ridwan Babinsa Kelurahan Cipaku Bogor Selatan Kota Bogor mulai melakukan pendataan calon penerima bantuan tunai pedagang kaki lima dan warteg (BTPKLW) secara Door to Door ke beberapa wilayah di Kelurahan Cipaku, Rabu, (29/09/2021),
Dalam hal ini, Masyarakat terdampak pandemi Covid-19 pelaku UMKM yang belum sama sekali mendapatkan bantuan Presiden Usaha Mikro (BPUM) menjadi target dari program nasional yang rencananya akan disalurkan melalui TNI/POLRI ,
Pelda Ridwan (Babinsa Kelurahan cipaku Koramil 06/02 Bogor Selatan) kali ini melakukan pendataan didampingi oleh Rudi Irawan (Ketua RW.015) Kelurahan Cipaku, “Pendataan terhadap calon penerima bantuan Tunai bagi pelaku PKL Warung dan Warteg ini berlangsung di tempat usaha mereka, hal itu bertujuan untuk menghindari penyalahgunaan bantuan, peninjauan serta pendataan langsung di tempat usaha kami yakini akan membantu agar bantuan ini tepat sasaran” Ujar Pelda Ridwan.

“Selain itu hal tersebut diharapkan dapat menghindari penyalahgunaan penyaluran bantuan, sehingga bantuan tunai yang rencananya akan di salurkan melalui Kodim 06/06 Kota Bogor jatuh pada warga yang benar-benar pelaku usaha nyata dan tepat sasaran. Paparnya.
Dari keterangan yang dihimpun melalui pelda Ridwan sedikitnya terdapat tiga puluh Pelaku usaha se Kelurahan cipaku Calon penerima BTPKLW ini,
Sementara itu Dwi anggraeni (28)
Pemilik warung yang berada di kampung legok muncang RT.001/015 Kelurahan Cipaku Bogor selatan, mengaku sangat Senang karena terdata sebagai calon penerima bantuan tunai sebesar Rp 1.2 juta tersebut, kepada wartawan dirinya mengaku selama ini belum berkesempatan menerima bantuan bagi kelangsungan usaha kecilnya,
Dwi berharap bantuan kali ini dapat segera terealisasikan agar bisa menambah modal untuk usahanya,
Red. MCB
