Mediacyberbhayangkara.Com
Ciamis, Jabar – Kekuatan pengembangan potensi Desa dan kawasan perdesaan perlu didukung oleh semua unsur Stakeholder.Begitu pula dalam pengembangan potensi Desa dan Kawasan Perdesaan, juga tidak bisa dilakukan satu unsur saja artinya semua unsur harus dilibatkan dalam mewujudkannya.
Melalui komitmen kegiatan expo pentahelix pertama, Panitia Diesnatalis UNIGAL yang ke-25 Tahun 2023, mensinergikan dengan unsur-unsur lainnya menjadi kunci utama.Maka konsep expo pentahelix atau multipihak kita gunakan sebagai tema Diesnatalis tahun ini.

Demikian diungkapkan ketua pelaksana kegiatan, H.Aan Anwar Sihabuddin yang juga sebagai wakil Rektor III Pada Univeraitas Galuh Ciamis saat di wawancarai awak media, Jum’at(16/6/2023).
Dikatakan Aan Anwar, dalam mewujudkan konsep pentahelix pada Disnatalis Ke 25 semua unsur dilibatkan dari mulai unsur Pemerintah, Akademisi, Badan atau Pelaku Usaha, Masyarakat atau Komunitas, dan juga Media.
Dalam konsep pentahelix yang dibangun, semua bersatu padu berkoordinasi serta berkomitmen untuk mengembangkan potensi lokal Desa dan kawasan perdesaan.
“Potensi lokal Desa dan kawasan perdesaan dengan tetap mengedepankan kearifan lokal dan bersumber daya lokal,” ujarnya.
Menurut Aan Anwar, Akademisi bukan hanya hadir, tetapi dapat berperan aktif dimasyarakat dimana keberadaan Unigal Ciamis manpaatnya dapat dirasakan oleh masyarakat sebagai mitra dalam bentuk kajian naskah akademik.
Dalam rangka upaya penguatan ketahanan ekonomi masyarakat Desa untuk menemukan pola kemitraan dalam pengembangan potensi Desa dan Kawasan Perdesaan yaitu dengan melibatkan Multipihak (Pentahelix).
Melalui pola kemitraan yang dibangun UNIGAL pada kegiatan expo pentahelik ini, dimaksud dan diharapkan dapat mewujudkan SDG’s Desa dalam mencapai percepatan pemulihan ekonomi Desa, ketahanan pangan dan energi, kesejahteraan, serta stabilitas keamanan, bersinergi dengan Pemerintah Kabupaten Ciamis.
“Desa dengan potensi pertanian dan peternakan yang besar diharapkan mampu menerapkan sistem pertanian dan peternakan terpadu dalam rangka membuka lapangan pekerjaan seluas-luasnya,” ungkapnya.
Lanjut Aan menuturkan.Pelibatan BUMDesa sebagai motor penggerak ekonomi di Desa diharapkan dapat lebih berperan aktif, adapun Akademisi dalam hal ini merupakan sumber pengetahuan dengan konsep, teori-teori terbaru dan relevan dengan bisnis yang dikembangkan pelaku UMKM, sehingga peran Akademisi disini adalah berbagi informasi dengan pelaku UMKM.
Dalam program pengembangan UMKM diharapkan UNIGAL mampu berperan aktif, dimana Akademisi sebagai konseptor dan konsultan dalam menciptakan nilai tambah dan mempertahankan pertumbuhan ekonomi yang berkelanjutan.
Selain itu kata Aan Anwar, lembaga Akademisi UNIGAL, juga berperan sebagai enabler menghadirkan Infrastruktur digital.
“Dengan adanya perubahan ke era digital maka dapat membantu UMKM desa menjadi lebih efektif, efisien dan produktif.
Untuk lebih menyempurnakan expo Pentahelik UNIGAL yang pertama pada kegiatan Diesnatalis ke 25,” paparnya.

Dalam kegiatan Ekspo tersebut kata Aan, Panitia Ekpo Diesnatalis tahun 2023, telah menggandeng Lembaga perbankan, pengusaha otomotif dengan maksud untuk menjawab atas keterbatasan modal dan akses permodalan bank, sebagian besar pelaku UMKM yang terhambat permodalan yang hanya mengandalkan modal sendiri.
Dalam kegiataan expo yang dilaksanakan dari mulai hari Selasa tanggal 13 hingga 17 Juni 2023, tujuan akhir dari kegiatan tersebut diharapkan expo pentahelik yang pertama di kegiatan Diesnatalis ke 25 UNIGAL ini, Panitia berharap dapat memfasilitasi ekraf Desa dalam meningkatkan omzet, memperluas pasar, dan mengembangkan pemasaran dari tradisional beralih ke online atau digital.,tandasnya
Jurnalis: Muhamad Rifai
