Mediacyberbhayangkara.com Kodam Jaya – Cililitan Jakarta Timur. Implementasi program kerja Sterdam Jaya TA 2022, Kodam Jaya bangun kolaborasi penguatan dalam menangkal Paham Radikalisme, hal ini dilaksanakan dalam bentuk Komunikasi Sosial Kodam Jaya dengan segenap komponen masyarakat dan mitra jaring Intel Kodim jajaran Kodam Jaya, bertempat di Aula Sudirman Makodam Jaya Jl. Mayjen Sutoyo No 5 Cililitan Jakarta Timur, Rabu (9/11/2022).

Komunikasi sosial pagi ini dihadiri oleh 150 orang komponen masyarakat dan jaring Intel Kodim jajaran Kodam Jaya, dengan menggusung tema, “Penguatan Karakter Komponen Bangsa Dalam Menangkal Radikalisme/Sparatisme”.
Pangdam Jaya yang diwakili sekaligus dibacakan sambutannya oleh Kapoksahli Pangdam Jaya Brigjen TNI F.F. Fransis W, S.E., M.M., intinya bahwa komunikasi sosial merupakan nuansa harmonis menguatkan karakter bangsa dalam menangkal paham radikalisme, Pangdam berharap agar hal-hal apa saja yang disampaikan oleh Narasumber dapat menambah wawasan, pengetahuan, serta dapat diterapkan dalam berkomunikasi dengan berbagai komponen bangsa, dalam mencegah dan menangkal paham Radikalisme tersebut, ungkapnya.
Bertindak sebagai Nara sumber yaitu Bpk Haris Amir Falah dan Bpk. Muhammad Sofyan, kedua Narasumber tersebut mempunyai kisah dan pengalaman langsung yang berkaitan dengan paham radikalisme ekstrim.
Kendati demikian saat ini keduanya telah hijrah meninggalkan berbagai organisasi yang terindikasi menganut paham radikalime, selanjutnya aktif dalam mengisi ceramah, menyampaikan edukasi agar bangsa ini tidak terpapar paham radikalisme.

Berbekal pengetahuan serta kisah pengalamannya, kedua Narasumber tersebut menjelaskan berbagai pengertian radikalisme, radikalisme ekstrim, idiokogi radikalisme, serta berbagai upaya menangkal paham maupun ideologi radikalisme tersebut.
Paham Radikalisme memunculkan sikap intoleran, identik dengan kekerasan ekstrim, bahkan setuju dengan tindakan kekerasan, dengan bernaung dan mengatas namakan agama, menyusup dan memanfaatkan ormas-ormas salah satu agama, hal ini sangat berbahaya bila dibiarkan tumbuh dan berkembang di Negeri ini.
Dengan digelarnya komunikasi sosial ini, Kodam Jaya beserta jajarannya dapat mendeteksi dini, mencegah serta dapat menangkal sehingga bangsa ini tidak ada lagi yang terpapar paham Radikalisme.
(Sumber : Pendam Jaya).
( Sutono)
