Kades Dewasari Ciamis Apresiasi Para Kader Posyandu Multifungsi Melati 1 Cidewa Dalam Melayani Masyarakat

Kades Dewasari Ciamis Apresiasi Para Kader Posyandu Multifungsi Melati 1 Cidewa Dalam Melayani Masyarakat

Mediacyberbhayangkara.Com

Ciamis, Jabar — Kepala Desa Dewasari Kecamatan Cijeungjing Kabupaten Ciamis Ninding Badrul Munir melaksanakan pemantauan kegiatan Posyandu.
Kali ini dilaksanakan di Posyandu Multifungsi Melati 1 Cidewa bertempat di Dusun Cidewa RT 05 RW 06 Desa Dewasari, Selasa (12/9/2022).

Dalam kegiatan tersebut Ninding mengapresiasi para kader posyandu multifungsi melati 1 Cidewa yang begitu sigap dan kompak dalam melayani masyarakat.

Ia pun merasa bangga melihat warganya baik para ibu hamil, lansia dan juga orang tua yang begitu antusias, berduyun duyun datang ke posyandu sembari membawa anak balita dari mulai usia 0 hingga 5 tahun untuk memeriksakan kesehatannya.

Diharapkan kegiatan tesebut terus berlanjut serta pelayanannya lebih ditingkatkan dan menjadi motivasi bagi Posyandu yang ada di desa Dewasari.
Dengan datang ke posyandu merupakan bentuk ikhtiar dalam upaya agar para lansia, ibu hamil dan anak batita, balita tetap terjaga dari penyakit dan selalu sehat.

“Kewaspadaan sejak dini dengan datang ke posyandu merupakan bentuk ikhtiar kita agar kita semua tetap sehat dan terhindar dari penyakit,” jelas Ninding yang juga sebagai pembina pokja posyandu desa Dewasari.

Sementara ketua Posyandu Multifungsi Melati 1 Cidewa Yeni Hendrayani disela kegiatannya saat diwawancarai awak media menuturkan.

Kegiatan ini merupakan kegiatan rutin yang dilaksanakan di setiap posyandu yang ada di desa Dewasari dan posyandu pada umumnya termasuk di posyandu yang kami bina.

Menurut Yeni, pentingnya para ibu hamil dan orang tua membawa bayinya yang masih batita ataupun balita datang ke posyandu salah satunya untuk mengecek, memeriksakan kesehatan dan melakuakan pemantauan tumbuh kembang balita.
Ini sangat penting dilakukan oleh orang tua, sebagai upaya untuk memantau perkembangan pertumbuhan dan mengidentifikasi gangguan pertumbuhan sejak dini.

“Pemantauan ini bisa dilakukan di layanan kesehatan yang diselenggarakan oleh pemerintah desa melalui posyandu,” terangnya.

Dalam pelaksanaan kegiatan posyandu tingkat dasar kata Yeni, dimana setiap ibu bersama anak kecilnya ketika datang ke posyandu, akan dihadapkan pada 5 meja. Dimana meja I yaitu untuk melakukan pendaftaran, meja II untuk penimbangan berat badan dan pengukuran tinggi badan, meja III  pengisian KMS, meja IV penyuluhan gizi, meja V  pelayanan kesehatan berupa Imunisasi, pengobatan ringan dan konsultasi KB.

Adapun untuk petugas pada meja IV dan V dilaksanakan oleh pelayanan medis yaitu bidan desa, sedangkan untuk meja I, II, dan II dilaksanakan oleh kader yang ada di posyandu multifungsi melati 1 Cidewa.

Perlu diketahui, pengisian KMS harus rutin dilakukan agar kita bisa memantau pertumbuhan dan perkembangan balita. KMS adalah kartu untuk mencatat dan memantau pekembangan balita dengan melihat garis pertumbuhan berat badan anak dari bulan ke bulan pada KMS dapat diketahui status pertumbuhan anaknya, adapun untuk pelaksanaannya dilaksanakan oleh bidan desa setiap bulannya dan selalu mendapat perhatian hangat dari ibu-ibu di lingkungan Dusun Cidewa Desa Dewasari.

“Itu bisa dilihat dari kedatangan ibu-ibu yang mengajak balitanya hadir ke posyandu selalu mendekati target dan pada pelaksanaan Imunisasi BIAN pada bulan Agustus hasilnya 100% ,” paparnya.

Kendati demikian, masih saja ada ibu-ibu yang jarang bahkan tidak pernah sama sekali mengajak balitanya ke Posyandu yang diselenggarakan pemerintah Desa.

Hal tersebut dikarenakan oleh beberapa faktor diantaranya, mereka belum paham pengetahuan ibu tentang manfaat posyandu, motivasi ibu untuk membawa anaknya ke posyandu, pekerjaan ibu yang selalu berbenturan dengan jadwal posyandu, dukungan dan motivasi dari kader posyandu dan tokoh masyarakat, dan jarak ke posyandu, itu yang menjadi faktor peyebabnya.

Terlepas dari berbagai hal yang menghambat ibu datang ke posyandu, Kami beserta para kader posyandu, tokoh masyarakat, perangkat desa, dan bidan desa selalu bersama untuk berusaha mengajak dan gencar mensosialisasikan kepada masyarakat betapa pentingnya memantau pertumbuhan dan perkembangan balita, yang bagaimanapun juga anak-anak kita sekarang adalah calon generasi penerus dimasa depan dan hasilnya Alhamdulilah mereka menjadi paham dan bisa datang ke posyandu,” jelasnya.

Ia menambahkan pada kegiatan Posyandu, pihaknya dibagi beberapa tim melaksanakan bimbingan dan penyuluhan kesehatan baik kepada bumil, lansia maupun kepada balita.
Dalam kesempatan tersebut pula bagi yang aktif dalam memeriksakan kesehatan dan tuntas melaksanakan imunisasi 9 bulan, pihak posyandu memberikan sertifikat penghargaan dan doorprize,” ujarnya.

Saat ditanya media terkait persiapan penilaian posyandu mewakili Kab.Ciamis di tingkat Provinsi, Heni menuturkan.
Persiapan yang dilakukan oleh para kader posyandu, yaitu lebih kepada meningkatkan etos kerja, menjaga kekompakan internal, melakukan perbaikan dalam sistem per administrasian, menerima bimbingan atau penyuluhan dari intansi terkait dan TP PKK Kab.Ciamis serta melakukan pembenahan di lingkungan Posyandu dan banyak yang lainnya,” tandasnya.

Muhamad Rifai

Tinggalkan Balasan