Jendral Kopassus bersama Advokat di Taman Makam Pahlawan

Jendral Kopassus bersama Advokat di Taman Makam Pahlawan


mediacyberbhayangkara.com – Jakarta – Advokat Alfan Sari, SH.MH.MM mengucapkan selamat kepada MAYJEN TNI Maruli Simanjuntak yang sudah terpilih dan resmi menjabat sebagai Pangkostrad.

Hal tersebut tertuang dalam Surat Keputusan (SK) Jabatan Nomor 66/I/2022 tanggal 21 Januari 2022 tentang Pemberhentian dari dan Pengangkatan Dalam Jabatan di Lingkungan TNI yang ditandatangani Panglima TNI Jenderal TNI Andika Perkasa.

Sosok Pak Maruli masih melekat dalam ingatannya Sang Pengacara Publik yang sering dilabeli “Pengacara Kontroversial” sejak menangani kasus pembunuhan karyawati “ENO CANGKUL” di Tanggerang tahun 2016 lalu, yang ketika itu Ia masih berdomisili di Ciruas Serang Banten dan sering dekat para perwira selaku pejabat Kopassus di Grup 1 Serang.

“Beliau pada tahun 2010-2013, sempat dipercaya dan menjabat sebagai Wakil Komandan Grup 1 Kopassus. Setelah itu, Ia mengemban posisi Komandan Grup 2 Kopassus hingga 2014 di solo” kenang Bang Haji Alfan ketika bincang santai dengan kontributor menunjukan kebahagiaan serta apresiasi atas jabatan barunya Pak Maruli, panggilan akrabnya pada Sang Jendral Kopassus tersebut.

Advokat ini menceritakan bahkan selain pernah berkunjung ke grup 2 Solo, ketika Pak Maruli menjabat disana selaku DAN GRUP 2, atas undangan sahabat karibnya Mayor WAHYO YUNIARTOTO selaku Kasie Intel Grup 2 Sandi Yudha Kopassus ketika itu, yang dikenal populer sebagai Bapak Matahari, advokat inipun pernah ikut mendampingi Sang Jendral bersama Bapak Matahari ketika berziarah ke Taman Makam Pahlawan Kalibata tahun lalu.

“Saya yakin, Pak Maruli sangat profesional, tegas dan bertanggunggang jawab atas jabatannya, hal tersebut tidak perlu diragukan, lah wong sudah terbukti kok…” katanya tersenyum sumringah sambil mengedipkan mata disela-sela obrolan pada kontributor dengan sumringahnya.

Sebagaimana diketahui, Mayjend Maruli Simanjuntak merupakan alumni Akademi Militer (Akmil) 1992 yang berpengalaman di Infanteri Kopassus dan Detasemen Tempur Cakra.

Sejumlah jabatan strategis pernah diemban Maruli. Jabatan penting yang pertama kali didudukinya ketika dipercaya menjadi Komandan Detasemen Tempur (Denpur) Cakra pada 2002.
Kemudian, mulai 2005, Maruli menjadi seorang Perwira Bantuan Madya Operasi (Pabandya Ops) Kopassus hingga 2008.

Maruli, lalu dipercaya mengisi posisi Komandan Batalyon (Danyon) 21 Grup 2 Kopassus pada 2008 hingga 2009.
Pada tahun yang sama, Maruli mendapatkan promosi jabatan dengan ditunjuk sebagai Komandan Sekolah Komando Pusat Pendidikan dan Latihan Pasukan Khusus (Pusdik Passus) hingga 2010.
Pada 2010-2013, Maruli dipercaya menjadi Wakil Komandan Grup 1 Kopassus. Setelah itu, ia mengemban posisi Komandan Grup 2 Kopassus hingga 2014.

Komandan Paspampres

Pada 2014, Maruli menjadi Asisten Operasi Komandan Jenderal (Asops Danjen) Kopassus.
Pada tahun yang sama, Maruli ditunjuk menjadi Komandan Grup A Pasukan Pengamanan Presiden (Paspampres) hingga 2016. Lalu pada 2016-2017, Maruli mengemban posisi Komandan Korem (Danrem) 074/Warastratama, dan menjadi Wakil Komandan Paspampres pada 2017-2018.

Selanjutnya, ia menjadi Kepala Staf Komando Daerah Militer (Kasdam) IV/Diponegoro pada 2018, dan Komandan Paspampres pada 2018-2020.
Sejak 2020, jabatan terakhir yang dijalaninya sebelum ditunjuk sebagai Pangkostrad adalah Pangdam IX/Udayana.
Diberitakan Harian Kompas, 19 Desember 2018, sebagai prajurit TNI, Maruli memiliki sejumlah prestasi dalam bidang olahraga. Di antaranya pernah meraih medali emas, perak, dan perunggu dalam Judo Panglima Angkatan Bersenjata Cup 1996, Kings Cup 1997 di Thailand, dan Judo ASEAN Military 1997 di Jakarta.

Dalam surat keputusan yang ditandatangani Jendral Andika itu, ada 328 Perwira Tinggi TNI yang mendapatkan jabatan baru, 28 di antaranya masuk ke dalam jabatan satuan-satuan baru TNI. Hal itu telah diamanatkan dalam Peraturan Presiden (Perpres Nomor 66 Tahun 2019 tentang Susunan Organisasi TNI, seperti Komando Armada TNI AL, Komando Operasi Udara Nasional TNI AU, Pusat Psikologi TNI, Pusat Pengadaan TNI dan Pusat Reformasi Birokrasi TNI.

(Red. MCB)

Tinggalkan Balasan