mediacyberbhayangkara.com, CITEUREUP BOGOR – Rebo Wekasan adalah sebuah tradisi yang dilaksanakan pada Rabu terakhir bulan Safar. Bulan Safar diyakini sebagai bulan turunnya bala oleh masyarakat.
Rebo Wekasan adalah sebuah tradisi yang dilaksanakan pada Rabu terakhir bulan Safar. Bulan Safar diyakini sebagai bulan turunnya bala oleh masyarakat.
Rebo Wekasan ini telah dilaksanakan secara turun temurun oleh masyarakat khususnya di Kabupaten Bogor dengan melaksanakan berbagai ritual keagamaan seperti sholat, berdoa meminta keselamatan, bersedekah, bersilaturahmi dan berbuat baik kepada sesama.

Pemdes Citeureup pun yang di prakarsai oleh Ayuningsih purwaningrum (istri kepala desa citeureup) tidak ketinggalan untuk melaksanakan sedekah rebo wekasan.
Bertempat di aula desa citeureup yang di hadiri mayoritas ibu” dari kader PKK, posyandu,ipsm dan ibu” ketua lingkungan, berkumpul selepas magrib untuk melaksanakan sedekah rebo wekasan/tolak bala, Selasa malam.
“Alhamdulillah acara rabu wakasan Desa Citeureup Kab.Bogor berjalan dengan lancar,berdoa bersama kader Pkk,posyandu,ipsm,ibu” ketua lingkungan baik ibu kadus,ibu RW,ibu RT sedesa citeureup berkumpul bersilaturahmi berdoa bersama untuk keselamatan kita pada khususnya dan keselamatan warga desa citeureup pada umumnya,semoga desa kita dijauhkan dari bala dan penyakit, diberikan keberkahan dan kemakmuran,serta diberikan Rizki yg melimpah agar pemdes dibawah pimpinan Marwan Hermawan bisa selalu amanah dan bisa konsisten dalam menyekolahkan anak” yatim,dan atau segala program lainnya yg bisa dirasakan oleh seluruh warga desa citeureup, tutur Ayu Bukades Citeureup.
Laporan : Agus
