mediacyberbhayangkara.com – Ciamis– – Dalam rangka mempererat kerjasama antara desa Mangkubumi Kecamatan Sadananya dengan Perguruan Tinggi Fakultas Ekonomi dan Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik (FISIP) Unigal Ciamis dibubuhkan dengan Memorandum of Agreement (MoA) bertempat di Aula Desa Mangkubumi,Rabu (8/9).
Dalam sambutannya Kepala Desa Mangkubumi Ali Muhidin S.Pd.M.,M mengatakan.
Pemerintah Desa Mangkubumi dengan visi menjadi desa “Terbaik” diwilayah Kecamatan Sadananya Kab.Ciamis berkomitmen kepada masyarakat dalam rangka mewujudkan good governon ditahun 2022 terus meningkatkan manajemen pemerintahan atau tata kelola Pemerintahan yang transparan, efektif, responsif, bersih, akuntabel,inovatif dan kondusif (Terbaik)dan dalam Visi tersebut dijabarkan dalam lima langkah Misi Desa Mangkubumi.
“Selain menjadi desa terbaik juga mempunyai slogan yaitu Inovasi atau Mati ,” tuturnya.

Diketahui kata Ali, bahwa wilayah Mangkubumi merupakan sebuah desa di wilayah Kecamatan Sadananya dan merupakan bagian dari pemerintahan kabupaten Ciamis dimana tipelohi desa merupakan sebuah desa dengan luas wilayah 160,72 Hektar dengan sebagian besar merupakan tanah darat dan tanah sawah.
Ia mengatakan untuk wilayah administrasi desa Mangkubumi terdiri dari tiga dusun yaitu dusun Desa, dusun Leuwihalang dan dusun Segel dengan potensi yang ada yaitu potensi Perikanan, UKM dan potensi pendidikan dan kedepan potensi lain terus dikembangkan serta ditingkatkan,”ucap Ali Muhidin.
Ia mengungkapkan selain dengan visi desa Terbaik dalam mewujudkannya ditunjang dengan slogan kami yaitu Inovasi atau Mati dan ditahun 2020 desa Mangkubumi mendapatkan alokasi kinerja dari pemerintah pusat dan status Desa Mandiri,itu membuktikan dalam kinerja dengan slogan Inovasi atau Mati.
Seiring dengan dunia global yang sangat pesat, komplek serta dinamis dan beragam,kami dituntut untuk merespon dengan perubahan yang terjadi, oleh karena itu dengan kolaborasi dan Networking menjadi kunci keberhasilan pembangunan sebuah pemerintahan.
Dari itu kami pemerintahan desa atau birokrasi harus mampu menggandeng Akademisi,Badan atau pelaku usaha, menggandeng masyarakat atau komunitas dan menggandeng Media.
Semua bersatu padu berkordinasi serta berkomitmen untuk mengembangkan potensi
lokal desa dan kawasan perdesaan.
“Inilah yang dimaksud dengan Pendekatan Pentahelix Pembangunan,”terang Ali Muhidin.

Dari lima unsur pendekaatan pembangunan diakuinya baru tiga yang berjalan yaitu unsur Birokrasi, unsur Komunitas atau Masyarakat dan Akademisi yaitu dengan Fakultas Ekonomi dan Fakultas FISIP Unigal Ciamis.
untuk menyempurnakan pentahelix pendekatan pembangunan,desa Mangkubumi tinggal menjalin dengan para pengusaha atau badan dan Media.
“Baru kali ini Desa Mangkubumi menjalin kerjasama dengan Akademisi atau perguruan tinggi Unigal Ciamis dan kami sangat bangga dan apresiatif dengan adanya kerjasama ini,saya mengharapkan kerjasama ini tidak hanya sebatas kerjasama biasa, tetapi bisa berjalan efektip dan optimal serta tercapai cita cita bersama kesejahteraan dan pemberdayaan masyarakat juga mengharapkan implementasi dari Akademisi Fakultas Ekonomi dan Fakultas FISIP Unigal Ciamis sehingga terasa ,” pungkasnya.
Sementara Dekan Fakultas Ekonomi Dr.Nurdiana Mulyatini, S.E., M.M dalam kata sambutannya menyampaikan.
Ia mengapresiasi kerjasama dengan desa Mangkubumi dimana Unigal Ciamis mempunyai tujuan dan akan menjalankan berbagai program dengan kerjasama tersebut.
Perguruan tinggi akan mengimplementasikan hasil penelitian dalam bentuk pengabdian kepada masyarakat.
“Implementasi yang dimaksud bagian dari rencana dan tujuan dalam menjalankan program Civitas,”tuturnya.
Dikatakan Dr. Nurdiana bahwa perguruan tinggi berkewajiban untuk menyelenggarakan pendidikan, penelitian dan pengabdian kepada masyarakat sesuai dengan amanat UU No.12 Tahun 2012, Pasal 1 Ayat 9 dimama seluruh Civitas Akademika wajib dan bertanggung jawab dalam mewujudkan Tridharma.
Diharapkan dengan kerjasama yang baik ini,kedepannya tidak hanya meningkatkan kemampuan kualitas dari lembaga kami saja tetapi bagaimana kami bisa berkontribusi kepada masyarakat.
Kami meyadari selama ini kami slalu bekerjasama dengan berbagai pihak bahkan menjalin kerjasama dengan negeri yang jauh seperti Negara Thailand ternyata didepan mata dengan wilayah yang dekat seperti desa Mangkubumi ada yang bisa berkontribusi.
Dengan program yang baru perguruan tinggi dituntut harus beradaptasi dengan perkembangan aturan perkembangan teknologi,ada program Merdeka Belajar Kampus Merdeka(MBKM)
Program MBKM adalah program yang memberikan peluang kepada mahasiswa untuk belajar di luar kampus selama 3 semester dari semester tersebut ada 8 skema yang harus dilakukan salah satunya KKN Tematik.
Menurutnya KKN yang dilakukan oleh mahasiswa sudah tidak asing didengar oleh masyarakat termasuk oleh desa Mangkubumi karena setiap tahun banyak para mahasiswa yang melaksanakan Kuliah Kerja Nyata (KKN ) tetapi dengan KKN MBKM berbeda dengan KKN Reguler karena jangka waktu yang lama sekira satu semseter atau 6 bulan,para mahasiswa akan berkontribusi pada masyarakat jadi outcame nya jelas.
Lebih jauh Dr.Nurdiana mengatakan bahwa kerjasama antara akademisi,mahasiswa dengan pemerintah desa dan masyarakat diharapkan dapat berkolaborasi dan terjadi dari itu Ia berharap kepada pemdes dan seluruh masyarakat agar program tersebut bisa berjalan dengan lancar, semua pihak harus saling mendukung.
“Kegiatan akademisi dan mahasiswa dapat berkontribusi bagi desa Mangkubumi dalam mewujudkan visi dan misi serta menjadi desa percontohan yang bisa meraih kesuksesan luar biasa di masa yang akan datang begitu pula dapat berkontribusi bagi Unigal Ciamis dalam mewujudkan Universitas yang unggul dan berwawasan global,begitu pula bagi Fakultas Ekonomi dan FISIP bagaimana menjadi entertainer fakulty yang unggul dan berwawasan global,”harapnya.
Ia menambahkan dengan adanya visi misi tadi diharapkan juga mendukung visi misi propinsi yaitu Jabar Juara dengan konsep KKN yang dilakukan saat ini bagaimana meningkatkan desa Digital diharapkan program tersebut berkontribusi pada pemerintah desa,”pungkasnya.
Hal senada diungkapkan Wakil Dekan 1 FISIP Unigal Endah Vestikowati S.IP., M.Si ,menurutnya dalam menjalankan program perguruan tinggi tanpa mitra pemerintahan desa maka program tersebut tidak akan terlaksana oleh karena itu simbolis mutualisme antara perguruan tinggi dan pemerintah desa harus ada dan berjalan.
Ia berharap dengan MoU yang dilaksanakan dapat berkontribusi baik untuk perguruan tinggi, mahasiswa pemerintah desa dan masyarakat,”singkatnya.
Sementara Camat Kecamatan Sadananya H.Elan Suherlan menuturkan. Ia merasa bangga dan mengapresiasi MoU yang dilaksanakan antara desa Mangkubumi dan Univeritas Galuh Ciamis hususnya Fakultas Ekonomi dan Fakultas Sosial Ilmu Politik.
Semoga dengan program KKN Tematik dapat membantu pemerintah desa dalam mewujudkan visi dan misinya.
Ia pun berharap bahwa perguruan tinggi Unigal Ciamis dalam menjalankan programnya tidak hanya di desa Mangkubumi saja tetapi diseluruh desa yang ada di Kecamatan Sadananya, “harapnya.
Muhamad Rifai
