mediacyberbhayangkara.com_ Jonggol BOGOR- Bupati Bogor lantik pengganti kepala desa almarhum Ompol Dewa yang baru 1 tahun meninggal, sebagai pengganti nya istri dari almarhum, Hj. Lili Mulyati S.Pd, yang dipilih secara voting oleh Pemdes Singajaya, Bupati Bogor Ade Yasin melantik H. Lili Mulyati S.Pd, sebagai Kepala Desa (Kades) Singajaya, Kecamatan Jonggol Kabupaten Bogor, Jawa Barat, pada Jum’at pukul 08.00 Wib. (28/05/2021).
Turut hadir dalam pelantikan kepala desa oleh Bupati Bogor Ade Yasin di Gedung Olahraga Masyarakat Jonggol, Para Alim Ulama, Kiyai, MUI Jonggol, Anggota DPR RI Komisi V H. Mulyadi, Kapolres Bogor AKBP Harun S.I.K, S.H, M.M, Dandim 0621 Bogor, Kapolsek Jonggol, Danramil Jonggol Wakil Bupati Bogor, Sekda Bogor, Anggota Dewan DPRD Kabupaten Bogor Beben dan Amsori, Kajari Bogor, Kepala Dinas DPMD, Camat Jonggol dan para Kepala Desa sekecamatan Jonggol.

Pelatikan Kepala Desa masa bakti 2021 – 2025, Bupati Ade Yasin mengatakan “Saya ucapkan selamat kepada kepala desa terpilih Singajaya, H.Lili Mulyati S.Pd, semoga dapat melaksanakan tugas dan kewajiban untuk menjalankan pemerintahan, pemberdayaan dan pembangunan serta pembinaan kemasyarakatan di desa, agar semakin maju mandiri dan sejahtera,” kata Ade Yasin usai pelantikan di Gedung Olahraga Masyarakat (GOM) Jonggol.
Hari ini adalah hari yang istimewa untuk Desa singajaya, baru pertama kali ini di lakukan pelantikan secara langsung oleh Bupati, yang biasanya kita lakukan pelantikan kepala desa di gedung tegar beriman Cibinong, sedikit berbeda karena menyesuaikan kondisi yang sekarang ini adanya Pandemi Covid 19. Ucapnya.
Ade Yasin berharap, usai pelantikan, kepala desa diperkenankan membuat perencanaan dan melaksanakan visi misi selaku kades yang masa aktifnya selama empat tahun, Untuk itu saya minta agar segera dilaksanakan dan selaraskan dengan visi misi RPJMD Kabupaten Bogor ” Ucap Ade Yasin.
Sementa itu Bupati Bogor Ade Yasin juga meresmikan GOM di Jonggol iya mengatakan ” Dengan diresmikankan nya tempat olahraga masyarakat Jonggol rawat lah dengan sebaik mungkin, karena ini kita bangun tempat olahraga ini untuk masyarakat Jonggol, jangan ada pungutan atau biaya bagi masyarakat setempat untuk memakai sarana olahraga ini,
Masyarakat kita pasilitasi dengan adanya gelanggang olahraga, ternyata yang memakai gelanggang olahraga itu bayar, saya protes kepada kepala dinas kenapa harus Bayar, karena kita membuat gedung olahraga ini dengan menggunakan dana APBD dan di alokasikan untuk sarana olahraga masyarakat, harapan kita ke depan untuk memanfaatkan gedung olahraga ini dengan baik, makanya saya gratiskan untuk masyarakat, khususnya standion mini yang ada di kabupaten Bogor yang di bangun oleh APBD. “pungkasnya.
(Heri Faruk)
