Pertemuan Sinergi AMPB dan Camat Pamijahan Bahas Transparansi Bonus Produksi Energi

PAMIJAHAN – Media cyber bhayangkara.com

Pada hari  Selasa, 12 Mei 2026, Aliansi Masyarakat Pamijahan Bersatu (AMPB) menghadiri undangan silaturahmi dan diskusi yang digelar di rumah dinas Camat Pamijahan.

Pertemuan ini diselenggarakan atas inisiatif Penjabat (Plh) Camat Pamijahan, Suparman, yang baru menjabat selama dua bulan dan memiliki komitmen kuat untuk membangun sinergi erat dengan seluruh elemen masyarakat.

Pertemuan berlangsung dalam suasana akrab namun penuh pembahasan serius, dipimpin langsung oleh Drs. Buchori Muslim, tokoh ulama sekaligus aktivis masyarakat Bogor yang juga Penasihat AMPB, didampingi Ketua AMPB, Mamad, serta para pengurus dan anggota aliansi.

Dalam kesempatan itu, Ketua AMPB, Mamad, menyampaikan aspirasi utama masyarakat. Ia menegaskan
” keinginan agar masyarakat dilibatkan dalam setiap program pembangunan dan kegiatan di Kecamatan Pamijahan. Fokus utamanya adalah permintaan transparansi dan keterbukaan informasi publik dari seluruh desa, khususnya terkait penyaluran dan pemanfaatan dana bonus produksi dari perusahaan energi Star Energy/Chevron.

Lanjutnya “
Bonus produksi dengan nilai cukup besar disalurkan ke setiap desa sesuai zonasi. Kami ingin ada keterbukaan penuh, agar kami selaku perwakilan masyarakat dapat memastikan manfaatnya benar-benar dirasakan warga,” ujar Mamad.

Beliau juga menambahkan.. ” bahwa AMPB siap membantu pemerintah dan pihak perusahaan untuk bersama-sama mengawasi agar nilai manfaat tersebut langsung dirasakan masyarakat.

Selain itu, Mamad menyampaikan bahwa pihaknya telah berupaya mengajukan audiensi ke Star Energy, namun belum mendapatkan penjelasan lengkap mengenai mekanisme penyaluran dan pengelolaan dana tersebut” Pungkasnya.

Menanggapi hal itu, Plh Camat Suparman menyambut baik kepedulian masyarakat yang tergabung dalam AMPB.beliau  menjelaskan ”  alur penyaluran dana tersebut, di mana dana bonus produksi masuk langsung ke rekening masing-masing desa. Sementara itu, pihak kecamatan hanya berperan sebagai fasilitator, dan sama sekali tidak menerima bagian atau pembagian hasil dari dana tersebut.

“Insyaallah, seluruh aspirasi yang disampaikan hari ini akan segera saya sampaikan kepada seluruh Kepala Desa se-Kecamatan Pamijahan. Kami sangat mengapresiasi peran serta masyarakat dalam mengawasi dan memastikan setiap program maupun bantuan berjalan tepat sasaran,” tegas Suparman.

Pertemuan ini menjadi langkah awal yang positif untuk mempererat hubungan antara pemerintah kecamatan, pemerintah desa, masyarakat, dan perusahaan, dengan tujuan agar seluruh potensi dan manfaat yang ada di Pamijahan dikelola secara transparan, akuntabel, dan membawa kesejahteraan bagi semua warga.

Pewarta : (Tb.Gunawan)

Tinggalkan Balasan