Dari Ciamis Untuk Indonesia Desa Jalatrang Wakili Polda Jabar di lomba P2B Nasional

Dari Ciamis Untuk Indonesia Desa Jalatrang Wakili Polda Jabar di lomba P2B Nasional

Mediacyberbhayangkara.com

Ciamis, Jabar— Desa Jalatrang, Kecamatan Cipaku, Kabupaten Ciamis, mencatatkan prestasi membanggakan di tingkat nasional. Desa ini dipercaya mewakili Polda Jawa Barat dalam ajang Penilaian Nasional Pemanfaatan Pekarangan Bergizi (P2B) yang digelar oleh Markas Besar Kepolisian Republik Indonesia (Mabes Polri).

Keberhasilan Desa Jalatrang bukan diraih secara instan. Desa ini terlebih dahulu melalui tahapan seleksi ketat di tingkat Polsek, lalu meraih peringkat pertama di tingkat Polres Ciamis, hingga akhirnya mengungguli desa-desa lain se-Jawa Barat dan dinobatkan sebagai juara tingkat Polda Jabar. Puncaknya, Jalatrang kini masuk dalam jajaran kandidat terbaik nasional dan menjalani proses penilaian langsung oleh tim Mabes Polri.

Penilaian nasional ini berlangsung pada Selasa, 8 Juli 2025, dimulai dengan keberangkatan rombongan tim Mabes Polri didampingi Dirbinmas Polda Jabar dari Mapolres Ciamis. Setibanya di Mapolres, tim disambut hangat oleh Kapolres Ciamis AKBP Akmal, S.H., S.I.K., M.H., didampingi Asda 1 Setda Kabupaten Ciamis, Wakapolres, Kabag SDM, Kasat Binmas, para Pejabat Utama Polres, serta jajaran personel lainnya.

Rombongan kemudian melanjutkan perjalanan menuju Desa Jalatrang, lokasi utama kegiatan P2B. Sambutan meriah digelar oleh Forkopimcam Kecamatan Cipaku, Kepala Desa Jalatrang, para tokoh masyarakat, serta kelompok pelaksana program P2B. Nuansa budaya lokal turut dihadirkan dalam penyambutan ini, mulai dari pembacaan sholawat, pertunjukan seni tradisional, hingga pameran produk unggulan hasil dari program P2B.

Dalam sesi inti penilaian, tim Mabes Polri meninjau berbagai titik unggulan yang menjadi bukti konkret keberhasilan program P2B. Lokasi yang dikunjungi antara lain Posyandu Tunas Mekar 1B Jalatrang, Kampung Pancasila, dan SDN 2 Jalatrang, yang semuanya telah menerapkan pemanfaatan pekarangan secara produktif untuk ketahanan pangan dan peningkatan gizi keluarga.

Kelompok Wanita Tani (KWT) yang menjadi motor penggerak kegiatan ini juga turut mendampingi tim penilai, memaparkan berbagai proses inovatif, termasuk budidaya tanaman pangan, pengolahan hasil panen, serta edukasi gizi untuk keluarga.

Kapolres Ciamis AKBP Akmal dalam keterangannya mengapresiasi kerja keras masyarakat Desa Jalatrang yang telah membuktikan bahwa program ketahanan pangan berbasis komunitas dapat menjadi solusi strategis bagi pembangunan desa.

“Ini bukan hanya soal lomba, tetapi tentang bagaimana sinergi antara kepolisian dan masyarakat bisa menghasilkan gerakan nyata dalam ketahanan pangan dan gizi keluarga. Desa Jalatrang membuktikan itu dengan kerja keras dan komitmen,” ujarnya.

Usai kegiatan penilaian, rombongan tim Mabes Polri dan Forkopimda melaksanakan ibadah salat zuhur berjamaah dan menikmati makan siang bersama, sebelum melanjutkan perjalanan kembali ke Bandung.

Keberhasilan Desa Jalatrang ini diharapkan tidak hanya menjadi kebanggaan bagi Ciamis dan Jawa Barat, tetapi juga menginspirasi desa-desa lainnya di seluruh Indonesia untuk mengembangkan pekarangan sebagai sumber ketahanan pangan yang berkelanjutan.***

Tinggalkan Balasan